KabarBaik.co, Jember – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai energi alternatif untuk masyarakat.
Gas alam ini diproyeksikan sebagai pengganti bahan bakar kendaraan bermotor hingga alternatif elpiji (LPG) bagi rumah tangga.
Ketua Bidang LPG Hiswana Migas Area Besuki, Fandy Setia Laksana, membenarkan adanya wacana tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap pengujian.
“Kami memang sudah menerima informasi terkait penggunaan CNG ini, namun statusnya masih tahap uji coba,” ujar Fandy saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).
Fandy menjelaskan, kehadiran CNG bertujuan memberikan opsi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi harian. Meski demikian, pihaknya mengaku belum menerima detail teknis terkait produksi maupun implementasi di lapangan.
“Sejauh ini kami belum menerima informasi detail, bahkan di internal kami pun belum ada yang menggunakan CNG tersebut,” tambahnya.
Hiswana Migas berharap pemerintah melakukan sosialisasi masif sebelum bahan bakar ini dilempar ke pasar secara luas. Hal ini penting agar masyarakat memahami manfaat dan aspek keamanan penggunaan CNG.
“Jika nanti siap dipasarkan, harus ada sosialisasi terlebih dahulu agar masyarakat aware. Kami berharap kebijakan ini bisa menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi khawatir akan ketersediaan energi,” pungkasnya. (*)








