KabarBaik.co – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Gelar Pengawasan Kearsipan 2025 di Pendopo. Acara ini sekaligus menjadi ajang pemberian penghargaan kepada OPD dan kecamatan terbaik dalam pengelolaan arsip, serta menampilkan Pameran Kearsipan bertema ‘Tetenger Kabupaten Jombang’.
Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa arsip kini menjadi bagian vital dari tata kelola pemerintahan digital dan tidak lagi sekadar tumpukan kertas.
“Setiap lembar arsip adalah instrumen akuntabilitas dan bukti hukum. Pengelolaannya harus tertib dan profesional,” ujar Warsubi, Selasa (26/8).
Ia juga meminta TAPD dan Sekda memastikan dukungan anggaran, infrastruktur, dan SDM yang memadai di bidang kearsipan.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sri Surjati, melaporkan peningkatan nilai pengawasan kearsipan internal dari 62,46 (2023) menjadi 80,96 (2025).
Pengawasan eksternal juga menunjukkan lonjakan signifikan, dengan Pemkab Jombang kini berpredikat ‘Sangat Baik’ dari sebelumnya ‘Kurang’ pada 2021.
Lima OPD Terbaik Pengelola Arsip. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dinas Perumahan dan Permukiman. Sekretariat Daerah. RSUD Jombang. Badan Pendapatan Daerah.
Kemudian lima kecamatan terbaik yakni. Kecamatan Ploso. Kecamatan Jombang. Kecamatan Kudu. Kecamatan Ngusikan. Kecamatan Mojowarno.
Acara turut dihadiri Wakil Bupati, Ketua DWP, dan Bunda Literasi Jombang. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pameran kearsipan yang menampilkan dokumentasi sejarah dan pembangunan daerah, hasil kolaborasi mahasiswa Unesa dan Unhasy Jombang. (*)








