KabarBaik.co, Sidoarjo — Jejak eks lokalisasi Krengseng di Kecamatan Krian akhirnya benar-benar dihapus. Setelah para pemilik membongkar dan membakar bangunan secara mandiri pada bulan lalu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meratakan sisa bangunan yang masih berdiri pada Senin (3/8) Kemarin.
Kawasan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai lokasi prostitusi dan praktik perjudian itu kini mulai ditata kembali.
Pembongkaran dilakukan dengan melibatkan sekitar 125 personel gabungan dari Satpol PP, Polsek Krian, Koramil Krian, Kecamatan Krian, Dinas PUBMSDA, Dinas Perhubungan, dan PT KAI Daop 8 Surabaya.
Plt Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kabupaten Sidoarjo R. Novianto, Menjelaskan pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian upaya yang telah dilakukan pemerintah, mulai dari penyampaian surat pemberitahuan, sosialisasi, hingga memberikan kesempatan kepada pemilik bangunan untuk mengosongkan bangunannya secara mandiri.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses yang telah dilakukan sebelumnya. Pemerintah telah memberikan pemberitahuan, melakukan sosialisasi, serta memberi kesempatan kepada pemilik maupun penghuni untuk mengosongkan bangunan secara mandiri sebelum dilakukan penertiban. Sebanyak 21 warung beserta bilik-bilik asmara yang selama ini berdiri di kawasan eks Lokalisasi Krengseng kini telah dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan,” ujarnya saat dikonfirmasi kabarBaik.co Selasa (8/4).
Ia menegaskan, penataan kawasan bukan sekadar membongkar bangunan liar, tetapi juga mengembalikan fungsi wilayah agar sesuai dengan peruntukannya dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.
“Kawasan eks Lokalisasi Krengseng selama ini menjadi salah satu lokasi yang memerlukan penanganan secara terpadu karena identik dengan praktik prostitusi, perjudian, dan berbagai penyakit masyarakat. Melalui penataan ini kami berharap aktivitas tersebut tidak kembali muncul. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, sehat, dan kondusif bagi masyarakat,” tegasnya.
Usai apel, personel gabungan langsung bergerak membongkar sisa bangunan yang masih berdiri. Seluruh proses berlangsung tertib tanpa adanya hambatan dari warga maupun bekas penghuni kawasan.
Pembongkaran rampung tanpa adanya kendala dalam pembongkaran sendiri melibatkan alat berat berupa 1 unit ekskavator milik dinas PUBMSDA untuk merobohkan bangunan yang masih berdiri dan pohon yang berserakan.
Penataan eks lokalisasi Krengseng diharapkan menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menghapus jejak kawasan prostitusi dan perjudian, sekaligus mengembalikan fungsi kawasan agar lebih tertata, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat.(*)








