Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia, 10 Orang Tewas-12 Terluka

oleh -222 Dilihat
tembakan 1
Ilustrasi senpi

KabarBaik.co – Sedikitnya 10 orang tewas dan 12 lainnya terluka dalam insiden penembakan massal pada Minggu di Pantai Bondi, Sydney, Australia, kata kepolisian setempat seperti dikutip Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Polisi memastikan kepada ABC bahwa 10 orang meninggal dunia dalam peristiwa di kawasan wisata populer itu. Mereka terdiri atas sembilan korban dan satu pelaku penembakan.

Sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sejumlah petugas kepolisian yang pertama kali merespons kejadian.

Seorang reporter ABC yang sebelumnya berbicara dengan otoritas menyebutkan terdapat banyak korban jiwa, dan menegaskan ancaman langsung telah berakhir, dengan dua terduga pelaku kini berada dalam tahanan aparat.

Kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW) menyatakan dua orang telah diamankan di Pantai Bondi, namun operasi keamanan masih berlangsung. Warga diminta menjauhi lokasi seiring diberlakukannya zona steril di sekitar area kejadian.

Pihak berwenang juga menyampaikan masih terdapat ancaman bom di lokasi. Petugas sedang berupaya menonaktifkan sebuah alat peledak rakitan atau improvised explosive device (IED) yang telah diidentifikasi di sekitar kawasan pantai.

Penembakan dilaporkan terjadi di bagian utara Pantai Bondi, di dekat atau di area Bondi Park Playground. Insiden itu berlangsung pada hari pertama Hanukkah, perayaan Yahudi selama delapan hari, saat acara ‘Chanukah by the Sea’ dijadwalkan digelar di lokasi tersebut.

Layanan Ambulans New South Wales mengevakuasi sedikitnya 16 pasien ke sejumlah rumah sakit, meski kondisi mereka belum dirinci. Lebih dari 25 sumber daya darurat dikerahkan, termasuk tim medis, ambulans, helikopter, dan unit operasi khusus.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan, seraya menyampaikan duka cita kepada para korban dan keluarga mereka.

Ia menambahkan pemerintah federal terus berkoordinasi dengan Kepolisian NSW dan akan menyampaikan pembaruan lebih lanjut seiring dikonfirmasinya informasi tambahan terkait insiden tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.