KabarBaik.co – AKBP Mukhlason mengendarai kendaraan patroli untuk terakhirnya usai purna tugas atau pensiuan sebagai anggota Polri.
Jabatan terakhirnya sebagai Kabag Ops Polres Kediri Kota.
Patroli malam itu adalah bentuk tanggung jawab pribadi seorang polisi yang tak mengenal kata istirahat sekaligus salam perpisahan.
Ia resmi purna tugas pada 1 Mei 2025. Namun, dua hari sebelum tanggal itu, Mukhlason masih menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh semangat.
Tanpa pamit manis di ruang upacara, perwira menengah Polri itu memilih keliling kota, menengok Polsek demi Polsek, dan memastikan setiap sudut Kediri tetap aman.
“Wilayah harus aman sebelum saya lepas seragam ini,” katanya, Kamis (1/5).
Semasa menjabat sebagai Kapolsek Mojoroto dengan pangkat Kompol, ia kerap memimpin patroli malam hari, bahkan saat jam istirahat telah lama berlalu.
Salah satu tempat yang jadi perhatiannya adalah Jembatan Lama Kota Kediri—situs bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional.
Di jembatan ini, beberapa kali Mukhlason membubarkan kerumunan remaja yang kerap nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras di dini hari.
Ia paham betul bahwa tempat itu bukan sembarang tempat, bagian dari sejarah, dan harus dilindungi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
“Tempat bersejarah itu bukan untuk disalahgunakan. Jangan nodai warisan bangsa,” katanya.
Tak hanya berkeliling untuk cek lokasi. Ia menunjuk satu demi satu titik rawan gesekan antar perguruan pencak silat, area yang sering jadi lokasi kejahatan jalanan, hingga lokasi-lokasi yang harus mendapat perhatian ekstra saat malam larut.(*)






