Perkuat Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan, TPS Tambah Ruang Terbuka Hijau

oleh -172 Dilihat
IMG 20260116 WA0004
TPS memperluas ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus memperkuat keseimbangan antara kinerja layanan kepelabuhanan dan kelestarian ekosistem.

KabarBaik.co – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas, terus menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan pelabuhan yang berwawasan lingkungan. Melalui pengembangan Taman Adaptif dan Taman Kolaboratif, TPS memperluas ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus memperkuat keseimbangan antara kinerja layanan kepelabuhanan dan kelestarian ekosistem.

Sebagai salah satu terminal petikemas tersibuk di Indonesia, TPS memandang prinsip keberlanjutan sebagai bagian tak terpisahkan dari fondasi operasional. Pertumbuhan layanan logistik, menurut manajemen, harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kualitas lingkungan agar manfaat ekonomi dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

Hadirnya dua kawasan hijau baru tersebut meningkatkan luasan RTH di lingkungan TPS dari semula 27.988 meter persegi menjadi 30.897 meter persegi, atau setara sekitar 3,09 hektare. Tambahan hampir 3.000 meter persegi ruang hijau ini memperkuat fungsi kawasan pelabuhan sebagai area penyangga lingkungan di tengah tingginya aktivitas industri dan transportasi.

Ruang terbuka hijau tersebut memiliki peran strategis sebagai penyerap emisi dan polutan udara, penurun suhu mikro, serta area resapan air. Keberadaannya turut membantu menjaga keseimbangan ekosistem kawasan terminal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat bagi pekerja pelabuhan.

Saat ini, TPS mengelola sekitar 3.500 pohon yang tersebar di kawasan terminal dan sekitarnya. Vegetasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 400 ton oksigen per tahun—setara dengan kebutuhan oksigen ribuan orang—serta menyerap sekitar 77 ton karbon dioksida (CO₂) setiap tahunnya. Kontribusi ini dinilai penting untuk menekan jejak emisi dari aktivitas bongkar muat maupun pergerakan kendaraan di kawasan pelabuhan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, mengatakan penguatan ruang terbuka hijau merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun pelabuhan yang berkelanjutan.

“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan layanan kepelabuhanan dapat terus berjalan secara andal. Penguatan ruang terbuka hijau menjadi salah satu ikhtiar TPS untuk menyeimbangkan produktivitas pelabuhan dengan kesehatan ekosistem di sekitarnya,” ujarnya, Jumat (16/1).

Inisiatif ini melengkapi program High Plantation, Zero Emission yang telah dijalankan TPS sejak 2023 sebagai bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus mengembangkan ruang hijau dan berbagai inisiatif ramah lingkungan lainnya sebagai kontribusi nyata terhadap target penurunan emisi nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.