KabarBaik.co, Surabaya – Persaingan dalam turnamen Metro Golf League (MGL) 2026 semakin sengit memasuki Monthly Medals Series 3 yang digelar di Lapangan Golf Graha Famili, Surabaya, Sabtu (13/6). Turnamen ini menjadi seri ketiga dari total lima seri yang akan digelar sepanjang musim kompetisi tahun ini.
Sebanyak 48 pegolf ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka terbagi dalam beberapa kelas pertandingan, termasuk kategori ladies yang turut meramaikan kompetisi.
Ketua Panitia sekaligus Owner Groovy Golf Teddy Salim mengatakan antusiasme peserta masih cukup tinggi meski kompetisi semakin ketat dari seri ke seri.
“Ini merupakan rangkaian dari lima seri pertandingan Metro Golf League 2026. Hari ini seri ketiga dan masih tersisa dua seri lagi. Total ada sekitar 48 peserta yang mengikuti pertandingan,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, peta persaingan musim ini jauh lebih dinamis dibandingkan musim sebelumnya. Jika pada tahun lalu kandidat juara mulai terlihat sejak awal kompetisi, musim ini hampir seluruh tim dan pemain masih memiliki peluang yang sama untuk bersaing di papan atas.
“Tahun ini sangat berbeda. Perolehan poin antar peserta sangat tipis dan masih saling kejar. Sampai seri ketiga ini belum ada yang benar-benar dominan,” katanya.
Teddy menilai munculnya pemain-pemain baru serta sejumlah pegolf yang naik kelas menjadi salah satu faktor yang membuat kompetisi semakin kompetitif. Selain itu, banyak peserta yang menunjukkan peningkatan performa berkat latihan yang lebih intensif.
“Persaingan di kelas A maupun B menjadi lebih ketat. Ada pemain yang tahun lalu belum menonjol, tetapi musim ini mampu tampil mengejutkan dan meraih juara. Itu yang membuat kompetisi semakin menarik,” ungkapnya.
Ia mencontohkan pada seri sebelumnya terdapat peserta dari Malang yang berhasil mencuri perhatian dengan performa gemilang. Bahkan ada peserta yang sebelumnya berada di papan bawah namun mampu finis sebagai juara.
Kondisi tersebut membuat hasil pertandingan sulit diprediksi. Setiap seri selalu menghadirkan wajah-wajah baru di papan atas klasemen.
“Kalau tahun lalu kita sudah bisa membaca siapa yang berpeluang menjadi juara umum. Tapi tahun ini berbeda, semua masih sangat terbuka dan persaingan diperkirakan akan semakin panas hingga seri terakhir,” tambah Teddy.
Selain menjadi ajang kompetisi antar pegolf, Metro Golf League 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Metro yang ke-26 pada Oktober mendatang.
Panitia optimistis dua seri tersisa akan menghadirkan pertarungan yang semakin menarik. Sejumlah pemain yang musim lalu tampil di kelas B kini mulai mampu bersaing di kelas A dan bahkan menembus papan atas klasemen.
Ke depan, penyelenggara juga berencana memperluas jangkauan peserta, termasuk membuka peluang keterlibatan lebih banyak pegolf wanita. Namun untuk saat ini fokus utama masih pada penguatan penyelenggaraan Metro Golf League agar semakin berkembang dan menjadi salah satu kompetisi golf amatir bergengsi di Jawa Timur.
“Yang jelas kami ingin Metro Golf League terus tumbuh. Kompetisinya semakin kompetitif, semakin seru, dan bisa menjadi wadah bagi para pegolf untuk mengembangkan kemampuan mereka,” pungkas Teddy. (*)






