Peserta Paragliding Accuracy League Seri III di Kota Batu Capai 75 Atlet, Terbanyak di Ajang IPEC 2026

oleh -158 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 31 at 1.04.12 PM
Peserta atlet paralayang dari Malaysia yang terbang dari Gunung Banyak terjun di lapangan Songgomaruto (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Ajang Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 melalui Paragliding Accuracy League Seri III resmi bergulir di Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kompetisi ini diikuti 75 atlet, menjadikannya seri dengan jumlah peserta terbanyak dibandingkan rangkaian Indonesia Paragliding Accuracy Championship (IPEC) 2026 di daerah lain.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu. Bahkan, jika dibandingkan dengan seri pertama dan kedua IPEC 2026, seri yang digelar di Kota Batu menjadi yang paling banyak diikuti atlet.

“Kalau dilihat dari jumlah peserta dibandingkan tahun lalu memang ada kenaikan. Dibandingkan seri-seri IPEC yang dilaksanakan tahun ini di daerah lain, Kota Batu menjadi yang terbanyak dengan 75 peserta,” ujar Onny, Jumat (31/7).

Menurutnya, antusiasme peserta sebenarnya lebih tinggi. Sebanyak 85 atlet sempat mendaftar, namun 10 di antaranya membatalkan keikutsertaan karena kendala transportasi, terutama peserta dari Mongolia dan India.

“Responnya cukup luar biasa. Ada beberapa peserta yang sudah mendaftar, tetapi akhirnya membatalkan karena kesulitan transportasi mengingat jaraknya cukup jauh, khususnya dari Mongolia dan India,” ungkapnya.

Peserta yang tampil berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Sulawesi Tengah, Kalimantan, Lombok, serta Kota Batu yang mengirimkan sekitar 16 atlet. Selain itu, terdapat 12 atlet asal Malaysia yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Onny menjelaskan seluruh rangkaian pembukaan hingga atraksi akrobatik berjalan lancar. Seluruh atlet yang hadir mengikuti kegiatan pembukaan sebelum pertandingan dimulai.

Di sisi lain, Pemkot Batu berencana terus meningkatkan kualitas venue paralayang sesuai arahan Wali Kota Batu. Perbaikan akan difokuskan pada aspek keselamatan, fasilitas umum, hingga akses mobilitas atlet.

“Ada beberapa yang perlu ditingkatkan, seperti akses jalan, tempat beristirahat, hingga jalur atlet dari area pendaratan menuju lokasi take off. Karena akses Jalur Klemuk ditutup, jaraknya menjadi lebih panjang,” jelasnya.

Sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan atlet, panitia juga mengubah sistem transportasi dari area landing menuju take off. Jika tahun lalu masih menggunakan kendaraan roda dua, kini atlet diangkut menggunakan kendaraan roda empat dengan menggandeng komunitas setempat.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar semua atlet terlayani dengan baik dan tetap mengutamakan faktor safety,” pungkas Onny. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.