Pilkada Bojonegoro, Hasil Survei DKSI Paslon Wahono-Nurul Ungguli Anna-Teguh

oleh -2099 Dilihat
5be42897 a107 4e2b 9469 43ce861c137a
Bagan hasil survei Pilkada Bojonegoro 2024 oleh DKSI. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Lembaga survei Duta Konsultan dan Survey Indonesia (DKSI) menyebutkan pasangan calon (Paslon) Setyo Wahono – Nurul Azizah mengungguli paslon Anna Muawanah – Teguh Hariono di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024.

Survei yang dilakukan 8-14 Juli 2024 ini menyebutkan paslon Wahono-Nurul mengungguli mantan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah yang menggandeng Teguh Hariono.

Selain itu survei juga dilakukan dengan metode head to head jika Anna Mu’awanah berpasangan baik dengan Mitro’atin maupun dengan Donny Bayu Setiawan sebagai wakilnya, atau Anna Muawanah berpasangan dengan Teguh Hariono hasilnya Anna Muawanah selalu kalah dengan pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah.

Dalam survei yang dilakukan DKSI, jika pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah bersaing dengan Anna Muawanah – Teguh Hariyono.

Dari hasil survei yang juga menunjukkan gambar dan nama pasangan calon, Setyo Wahono mendapatkan keterpilihan 52,4 persen. Sedangkan Anna Muawanah jika berpasangan dengan Teguh Haryono mendapatkan keterpilihan sebanyak 36,8 persen.

Direktur Eksekutif DKSI, M. Firdaus menyatakan bahwa hasil survei menunjukkan pada skenario dua pasangan calon mengikuti kontestan kepala daerah. Survei ini dilakukan secara wawancara dan menunjukan gambar pasangan calon, serta nama masing masing.

“Dalam survei ini juga ada yang tidak menjawab sebanyak 10,8 persen,” kata kata M. Firdaus, Selasa (23/7).

Untuk trend popularitas dan elektabilitas, sebelumnya DKSI menyampaikan bahwa Setyo Wahono terus mengalami kenaikan. Meski sebelumnya elektabilitas Setyo Wahono sempat rendah karena pria asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo itu sempat menyatakan tidak maju dalam pilkada Bojonegoro.

Namun setelah Setyo Wahono menyatakan pencalonan diri di Pilkada 2024, dan sudah mendapatkan rekomendasi dari beberapa partai politik akhirnya tren dan keterkenalan serta suka terhadap calon bupati Bojonegoro, terhitung bulan Mei-Juli 2024, kenaikan Setyo Wahono mencapai 12,6 persen serta disukai masyarakat mencapai 9,8 persen.

“Begitu juga dengan Nurul Azizah juga mengalami kenaikan 7,5 persen untuk keterkenalan, dan 13,8 disukai,” papar Direktur DKSI.

Survei yang dilakukan DKSI ini untuk mengukur trend preferensi pemilih terhadap politik elektoral menjelang Pilkada serentak pada bulan November 2024, serta memberi gambaran popularitas, liketabilitas, dan elektabilitas dari figur yang berpeluang menjadi Bupati Bojonegoro.

“Ini juga untuk mengukur tingkat kepastian pemilih terhadap siapa yang dipilih, kemudian juga untuk mengukur keterpilihan dengan simulasi, serta mengukur tren prilaku pemilih dalam sumber pengetahuan politik diantaranya tokoh yang berpengaruh dalam permasalahan pilkada,” bebernya.

Adapun metodologi yang digunakan DKSI meliputi jenis penelitian, kriteria responden, metode sampling, jumlah responden margin of error, kendali mutu survei, waktu survei, dan quality control.

“Adapun waktu survei kami lakukan mulai tanggal 08 – 14 Juli 2024, dengan jumlah responden mencapai 1.720 responden, serta kriteria responden mulai usia 17 tahun ke atas,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.