KabarBaik.co, Malang – Sebuah pohon mahoni berukuran besar roboh dan menimpa sejumlah pengendara di Jalan Watudakon, tepatnya di depan minimarket Desa Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, delapan orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan pohon setinggi sekitar 20-25 meter dengan diameter batang mencapai 3-4 meter itu diduga sudah rapuh sebelum akhirnya roboh ke badan jalan.
“Dugaan sementara, batang pohon sebelumnya mengalami pembakaran sehingga kondisinya rapuh dan keropos, akhirnya tumbang ke badan jalan saat ada pengendara yang melintas,” ujar Sadono.
Pohon yang tumbang seketika menutup seluruh badan jalan dan menimpa pengendara yang sedang melintas. Selain menyebabkan delapan orang terluka, insiden tersebut juga merusak tiga sepeda motor, satu mobil, serta papan penunjuk (sign pole) minimarket di lokasi kejadian.
Seluruh korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan. Dua korban dirujuk ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang, yakni Hartiwi, 46, warga Bululawang, yang mengalami dugaan patah tulang pada bahu disertai luka pada bibir dan hidung, serta Sri Rahayu, 38, warga Pakisaji.
Sementara enam korban lainnya mendapatkan penanganan medis di RSU Ben Mari, yakni Abi, warga Kendalpayak, yang mengalami patah tulang lengan kanan bawah, Arif Susilo, 44, dengan dugaan patah tulang selangka, Alghiffari, 10, Lailatul, 27, Ghania, dan Muhammad Mukhlis, 29.
BPBD Kabupaten Malang menerima laporan kejadian pada pukul 18.32 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.47 WIB bersama unsur kepolisian, PMI, Forkopimcam, Babinsa, relawan, dan instansi terkait untuk melakukan evakuasi korban sekaligus membersihkan material pohon.
Proses penanganan dilakukan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong batang dan ranting yang menutup jalan. Penanganan selesai sekitar pukul 20.05 WIB dan arus lalu lintas kembali normal.
“Penanganan selesai sekitar pukul 20.05 WIB. Pohon berhasil dievakuasi menggunakan chainsaw sehingga akses lalu lintas kembali normal,” jelas Sadono.
Hingga kini BPBD Kabupaten Malang masih melakukan pendataan terhadap kerugian material akibat kejadian tersebut. Sementara dugaan penyebab pohon tumbang masih didalami, meski indikasi awal mengarah pada kondisi batang yang keropos akibat aktivitas pembakaran di bagian bawah pohon. (*)








