Polres Gresik Edukasi AI, Ratusan Pelajar Dibekali Literasi Digital

oleh -189 Dilihat
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas saat mengedukasi siswa terkait AI.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas saat mengedukasi siswa terkait AI. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang semakin pesat membuat kemampuan menggunakan teknologi saja tidak lagi cukup. Generasi muda juga perlu memahami cara memanfaatkannya secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.

Hal itu menjadi perhatian Polres Gresik yang menggelar sosialisasi dan edukasi tentang AI kepada pelajar SMAN 1 Gresik, baru-baru ini. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMAN 1 Gresik itu diikuti 150 siswa bersama para wali kelas.

Para pelajar tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan tim edukasi Polres Gresik. Tim edukasi dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, didampingi Kaurmintu Satreskrim Ipda Dani Rekso serta sejumlah pemateri dari jajaran Polres Gresik.

Kepala SMAN 1 Gresik Irfan mengapresiasi langkah Polres Gresik yang memberikan edukasi mengenai perkembangan teknologi, khususnya AI, kepada para pelajar.

Menurut Irfan, pemahaman mengenai AI penting bagi siswa sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi sekaligus langkah preventif agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan teknologi digital.

“Edukasi ini sangat bermanfaat bagi para siswa sebagai sarana pencegahan terjadinya tindak kejahatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini dari Polres Gresik dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” kata Irfan.

Dalam sosialisasi tersebut, pelajar diperkenalkan pada pemanfaatan AI secara positif, aman, dan bertanggung jawab. Mereka juga diingatkan agar tidak langsung mempercayai informasi yang dihasilkan AI.

Para siswa didorong untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh serta berhati-hati dalam membagikan data pribadi saat menggunakan berbagai platform digital.

Selain membantu proses belajar dan meningkatkan kreativitas, AI juga memiliki risiko jika digunakan tanpa mempertimbangkan etika. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk menambah pengetahuan dan produktivitas, bukan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, penguatan literasi digital bagi generasi muda menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman.

“Harapannya, pembekalan ini dapat mencetak generasi muda yang cerdas, aman dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Ramadhan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Gresik berharap pelajar tidak hanya memahami berbagai manfaat AI, tetapi juga mampu mengenali potensi risikonya.

Dengan literasi digital yang semakin baik, generasi muda diharapkan menjadi pengguna teknologi yang kritis, produktif, dan bijaksana di tengah perkembangan AI yang terus berlangsung.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.