KabarBaik.co, Malang – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Malang meningkatkan pengamanan di sejumlah stasiun kereta api dan terminal di wilayah Kabupaten Malang. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan para pemudik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama masa mudik Lebaran.
Kasihumas Polres Malang, Bambang Subinajar mengatakan, peningkatan pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik transportasi publik yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas masyarakat. “Kami meningkatkan pengamanan dan patroli di stasiun maupun terminal untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan,” ujarnya, Rabu (18/3).
Selain itu, patroli juga dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode mudik. Menurut Bambang, langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang hendak pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Polres Malang juga melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas penumpang di sejumlah stasiun. Salah satunya Stasiun Kepanjen yang menjadi pusat keberangkatan dan kedatangan kereta api di wilayah tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun pada Senin (16/3) menjelang siang, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Kepanjen tercatat sebanyak 248 orang, sementara penumpang yang turun mencapai 247 orang.
Sementara itu, untuk kereta api lokal, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 648 orang dan penumpang yang tiba sebanyak 599 orang. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat menjelang periode mudik. “Kami melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang di stasiun sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan saat berada di area transportasi publik.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan agar situasi tetap aman dan kondusif selama masa mudik berlangsung. (*)







