KabarBaik.co, Surabaya – Nasib apes dialami seorang pria berinisial AM, 45, warga Jalan Kalianak, Asemrowo, Surabaya. Pria ini menjadi korban salah sasaran tembakan senapan angin yang terjadi di kawasan Gembong Tebasan, Genteng, Rabu (10/6) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan keterangan polisi, insiden bermula ketika seorang pria berinisial T, 44, warga Kwanyar, Bangkalan, Madura, dimintai bantuan temannya di Mojokerto untuk membawa senapan angin laras panjang yang rusak ke tempat servis di Surabaya.
“Pemilik senapan sudah mengingatkan bahwa di dalam senapan masih ada satu peluru yang belum meletus karena pemicunya macet,” ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6).
T kemudian membawa senapan tersebut ke kenalannya yang seorang tukang servis senapan angin di Surabaya. Setibanya di Jalan Gembong Tebasan, T pun bertemu dengan tukang servis yang dituju. Saat itu posisi senapan masih terikat di samping motor dengan ujung laras mengarah ke depan.
“Terlapor kemudian menjelaskan kerusakan senapan kepada tukang servis,” tutur Vian.
Dalam percakapan tersebut, T mencoba mempraktikkan kondisi pemicu yang disebut macet dengan memasukkan jari ke pelatuk. Namun, hal yang tidak diinginkan terjadi. Pelatuk yang sebelumnya dikira macet justru bisa ditarik dengan mudah.
“Ternyata pelatuknya bisa ditarik sampai peluru keluar dan mengenai orang lain,” jelasnya.
Saat kejadian berlangsung, korban AM sedang duduk sekitar 5 meter dari lokasi pelaku berdiri. Peluru senapan angin tersebut melesat dan mengenai bagian hidung korban hingga menyebabkan luka.
Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Genteng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Pihak kepolisian juga telah memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat untuk memproses kasus ini lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku. (*)






