Pria di Surabaya Tertembak Senapan Angin Macet yang Sedang Diservis

oleh -120 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 13 at 8.30.23 AM
Korban saat mendapatkan penanganan di RS (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Nasib apes dialami seorang pria berinisial AM, 45, warga Jalan Kalianak, Asemrowo, Surabaya. Pria ini menjadi korban salah sasaran tembakan senapan angin yang terjadi di kawasan Gembong Tebasan, Genteng, Rabu (10/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan keterangan polisi, insiden bermula ketika seorang pria berinisial T, 44, warga Kwanyar, Bangkalan, Madura, dimintai bantuan temannya di Mojokerto untuk membawa senapan angin laras panjang yang rusak ke tempat servis di Surabaya.

“Pemilik senapan sudah mengingatkan bahwa di dalam senapan masih ada satu peluru yang belum meletus karena pemicunya macet,” ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6).

T kemudian membawa senapan tersebut ke kenalannya yang seorang tukang servis senapan angin di Surabaya. Setibanya di Jalan Gembong Tebasan, T pun bertemu dengan tukang servis yang dituju. Saat itu posisi senapan masih terikat di samping motor dengan ujung laras mengarah ke depan.

“Terlapor kemudian menjelaskan kerusakan senapan kepada tukang servis,” tutur Vian.

Dalam percakapan tersebut, T mencoba mempraktikkan kondisi pemicu yang disebut macet dengan memasukkan jari ke pelatuk. Namun, hal yang tidak diinginkan terjadi. Pelatuk yang sebelumnya dikira macet justru bisa ditarik dengan mudah.

“Ternyata pelatuknya bisa ditarik sampai peluru keluar dan mengenai orang lain,” jelasnya.

Saat kejadian berlangsung, korban AM sedang duduk sekitar 5 meter dari lokasi pelaku berdiri. Peluru senapan angin tersebut melesat dan mengenai bagian hidung korban hingga menyebabkan luka.

Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Genteng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Pihak kepolisian juga telah memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat untuk memproses kasus ini lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.