Proyek TPS Pasar Keputran Selatan Amburadul, Walkot Eri: Kalau Tak Sesuai Sikat Saja

oleh -167 Dilihat
4cad432a 4537 4955 b812 5ebb7792b411
Anggota DPRD Surabaya Budi Leksono saat meninjau TPS Pasar Keputran Selatan (istimewa)

KabarBaik.co – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara mengenai polemik pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Keputran Selatan yang dinilai bermasalah. Dengan nada tegas, orang nomor satu di Surabaya tersebut memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Proyek pembangunan TPS ini menjadi sorotan tajam setelah Komisi B DPRD Surabaya, para pedagang, dan masyarakat mengeluhkan kualitas bangunan yang sangat buruk. Padahal, proyek tersebut dikabarkan menelan anggaran hingga Rp 500 juta. Fasilitas yang seharusnya menunjang kegiatan ekonomi pedagang itu justru disebut-sebut tidak layak dan menyerupai kandang ayam.

Menanggapi hal tersebut, Eri menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pengerjaan proyek yang asal-asalan, apalagi jika ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi. Ia mempersilakan lembaga penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek tersebut.

“Setiap proyek itu pasti ada auditnya. Ada perencanaan, ada pelaksanaan, dan ada pengawasan. Kalau hasilnya tidak sesuai dengan tiga poin itu, ya disikat saja,” ujar Eri dengan tegas.

Sinyal Keras bagi PD Pasar Surya dan Kontraktor

Pernyataan tegas ini menjadi sinyal kuning bagi internal PD Pasar Surya selaku pengelola maupun kontraktor pelaksana proyek. Eri mengingatkan bahwa setiap penggunaan APBD memiliki mekanisme baku yang harus dipatuhi secara linier dan dapat dipertanggungjawabkan.

Eri juga menyampaikan apresiasinya terhadap fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Komisi B DPRD Surabaya. Baginya, temuan legislatif di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa fasilitas publik yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi warga, bukan justru merugikan.

“Kita ada BPK, ada Kepolisian, ada Kejaksaan yang mengawasi. Semua proyek yang dibangun itu kudu apik (harus bagus) sesuai perencanaan. Kalau tidak sesuai, ya sudah disikat saja,” pungkas Eri.

Hingga saat ini, publik menunggu langkah selanjutnya dari instansi terkait untuk melakukan audit mendalam terhadap proyek TPS Keputran Selatan guna memastikan tidak adanya kerugian negara serta memastikan para pedagang mendapatkan fasilitas yang layak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.