PSSI Resmi Umumkan PK Jadi Pelatih Timnas: Het is Moeilijk, maar Laat Hem Het Proberen!

oleh -1151 Dilihat
PK

KabarBaik.co- Ketua Umum PSSI Erick Thohir semula menyebut pihaknya baru akan mengungkap pengganti Shin Tae-yong (STY)  pada Minggu (12/1) mendatang. Namun, saat ini nama calon pelatih timnas Indonesia yang baru sudah bisa dipastikan. Seperti sudah banyak disebut, ia adalah Patrick Kluivert (PK).

Kepastian itu sudah dirilis di laman resmi PSSI, Rabu (8/1). Dalam laman itu dituliskan berita berjudul: Patrick Kluivert Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda tersebut dikontrak dua tahun dari 2025 hingga 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak.

Saat melatih Skuad Garuda, Kluivert akan dibantu oleh sejumlah asisten pelatih dari Belanda seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih.

Kamsa Hamnida STY, Welkom Louis van Gaal dan Patrick Kluivert

Kluivert merupakan pemain legenda tim Belanda. Pada eranya dia merupakan striker terbaik Belanda sekaligus sejumlah klub papan atas Eropa seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, CF Valencia, Newcastle United, PSV dan Lille.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2008, pelatih kelahiran Amsterdam, Belanda, pada 1 Juli 1976 tersebut langsung merintis karier sebagai pelatih. Dia memulai sebagai asisten pelatih di AZ Alkmaar, NEC Nigmegen, Brisbane Roar. Selanjutnya, menjadi pelatih Jong Twente dan berhasil meraih gelar juara.

Kluivert juga pernah menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di timnas Belanda, yang meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil. Pada 2015, Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Curaçao untuk kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dan kualifikasi Piala Karibia 2017.

Pengalaman lainnya termasuk menjabat sebagai direktur olahraga di Paris Saint-Germain dan akademi Barcelona, melatih tim Ajax A1 (U-19) serta menjadi asisten Clarence Seedorf di tim nasional Kamerun. Sebelum ke Indonesia, dia menjadi pelatih klub Turki, Adana Demirspor. Selain itu, Kluivert juga pernah menjabat sebagai direktur akademi FC Barcelona.

Kluivert direncanakan akan datang ke Indonesia pada Sabtu (11/1) mendatang dan keesokan harinya langsung dikenalkan secara resmi ke publik.

Debut Kluivert akan dimulai saat Indonesia melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret dan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta tanggal 25 Maret nanti. Laga tersebut merupakan pertandingan lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia.

Reaksi Publik Indonesia

Tentu, bukan tanpa pertimbangan kuat PSSI mendatangkan pelatih asal Belanda tersebut. Jamak diketahui, skuad Garuda senior saat ini mayoritas adalah para pemain naturalisasi dari Belanda. Karena itu, kehadiran PK tentu diharapkan membawa hasil positif timnas Indonesia menatap empat laga penentuan ‘’hidup-mati’’ untuk dapat menuju ke Piala Dunia 2026 itu.

Skuad Timnas Indonesia berdarah keturunan Belanda itu antara lain Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Maarten Paes, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, hingga Kevin Diks. Mereka semua memiliki darah merah-putih. Baik dari ayah, ibu atau nenek-kakeknya. Bisa jadi, ke depan skuad itu akan bertambah atau mengalami rotasi-rotasi.

Mesti diakui, sejak STY menjadi pelatih Timnas Indonesia, ada capaian-capaian yang cukup membanggakan. Ada warna lain dibandingkan sebelum pelatih asal Korea Selatan itu datang.

Kendati begitu, bukan berarti STY seorang pelatih yang sudah sempurna. Tanpa noda. Tanpa celaan. Diakui atau tidak, publik bola di tanah air juga kerap dibuat kecewa pada STY seusai Timnas Indonesia menjalani sebuah laga. Sebut saja, tiba-tiba mengganti line-up. Padahal, menurut penilaian publik, sejatinya formasi sebelumnya saat itu sudah ideal. Misalnya, ketika bertanding melawan China itu. Tagar STYOut sering mewarnai beranda-beranda media sosial.

Kini, STY sudah diganti. STY sudah bagian dari massa lalu. Meski netizen terus bergemuruh di media sosial dengan beragam komentar, rasanya PSSI tidak mungkin menganulir keputusan tersebut.

Sungguh Seru dan Menarik Ijtihad Bola Pak Erick Thohir

Dengan jam terbang tinggi, Erick Thohir tentu sudah berhitung masak-masak, sebelum mengambil keputusan yang sebetulnya berisiko. Andaikan menteri BUMN itu ingin bermain aman, dia bisa memilih untuk tetap mempertahankan STY. Sampai kontraknya habis, 2027. Toh, kalau penampilan Timnas Indonesia di sisa laga nanti mengecewakan hingga membuat impian ke Piala Dunia 2026 kandas, maka angin besar hujatan publik bola bakal mengarah ke STY. Toh, pilihan aman itu rupanya tidak diambil Erick Thohir.

Kini, sudah memasuki masa pelatih baru. Sama dengan STY, Patrick Kluivert tentu juga bukan manusia sempurna. Tapi, ibarat seorang yang hendak bekerja, pastinya tidak elok sudah menstigma tidak mampu dan sejenisnya. Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Het is moeilijk, maar laat hem het proberen. Ini memang sulit, tetapi biarkan dia mencobanya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.