KabarBaik.co, Jember – Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk segera mengambil langkah konkret demi mendongkrak integritas pelayanan publik.
Menanggapi situasi hukum yang tengah berjalan, Hendarsam meminta jajarannya untuk menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada aparat penegak hukum (APH).
Ia mendesak seluruh pegawai untuk segera mengalihkan fokus pada optimalisasi pelayanan masyarakat serta target program yang telah ditetapkan. Hendarsam tidak menampik bahwa situasi saat ini menjadi hantaman keras bagi instansinya.
Namun, ia menekankan agar momentum ini dijadikan titik balik untuk mengevaluasi total sekaligus mengikis habis budaya kerja usang yang menyimpang. “Zaman sudah berubah, begitu pula dengan ekspektasi masyarakat. Tidak ada pengecualian atau hak istimewa bagi siapa pun yang melanggar aturan,” tegas Hendarsam, Rabu (10/9).
Mengingat posisi Imigrasi sebagai garda depan yang bersentuhan langsung dengan publik, Hendarsam mengingatkan bahwa instansinya sangat rentan terhadap kritik. Oleh karena itu, ia meminta penguatan mental aparatur agar mampu merespons setiap keluhan secara cepat dan terbuka.
“Kami mengajak seluruh SDM Imigrasi untuk memadukan kompetensi mereka dengan integritas yang kokoh. Langkah nyata ini diharapkan mampu memangkas jarak dengan masyarakat sekaligus mengembalikan kepercayaan publik secara utuh,” tegasnya. (*)






