Puluhan Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba Usai Kericuhan di Pantai Wedi Awu Kabupaten Malang

oleh -116 Dilihat
IMG 20260506 WA0032
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Malang – Pengembangan kasus kericuhan yang melibatkan rombongan wisatawan asal Surabaya di Pantai Wedi Awu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mengungkap fakta mengejutkan. Dari hasil pemeriksaan tes urin, sebanyak 31 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menjelaskan bahwa total 69 wisatawan telah menjalani pemeriksaan usai insiden yang terjadi pada Selasa (5/5) dini hari tersebut. Hasilnya, hampir separuh rombongan terindikasi menggunakan zat terlarang.

“Dari hasil tes urin, 31 orang terindikasi positif narkotika. Rinciannya 21 orang positif ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang lainnya positif kedua jenis narkotika tersebut,” ujar Taat di Mapolres Malang, Rabu (6/5).

Puluhan wisatawan yang positif tersebut kini diamankan dan ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Malang. Sementara, 38 orang lainnya yang dinyatakan negatif telah dipulangkan ke Surabaya menggunakan bus yang difasilitasi oleh BPBD Kota Surabaya.

Polres Malang saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk menentukan langkah penanganan lanjutan terhadap 31 orang tersebut. Proses asesmen akan dilakukan guna menentukan apakah mereka akan menjalani rehabilitasi atau diproses secara hukum.

“Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan apakah yang bersangkutan akan menjalani rehabilitasi atau proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, penyelidikan terhadap kasus utama berupa dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan tetap berjalan. Polisi masih memburu sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Diketahui, insiden kericuhan itu menyebabkan enam wisatawan mengalami luka-luka serta enam unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan. Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok kayu, batu, dan botol minuman keras.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, baik terkait dugaan tindak pidana kekerasan maupun penyalahgunaan narkotika. Penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan profesionalitas,” tegas Taat.

Hingga kini tim gabungan Polres Malang masih terus mendalami kronologi kejadian guna mengungkap motif di balik kericuhan yang sempat mencoreng kawasan wisata di pesisir selatan Kabupaten Malang tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.