KabarBaik.co, Sidoarjo – Proyek pembangunan rumah pompa di Desa Kedungpeluk, Candi, Sidoarjo telah rampung. Rumah pompa ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengurangi banjir yang kerap melanda di kawasan Kedungbanteng Tanggulangin saat musim hujan.
Namun, proyek ini membuat infrastruktur di sekitar lokasi justru mengalami kerusakan. Jalan di samping rumah pompa kini dipenuhi lumpur dan menjadi licin saat hujan, sehingga membahayakan warga yang melintas.
Kusnadi, salah satu warga, mengaku khawatir dengan kondisi jalan tersebut. Ia menyebut sebelumnya jalan sudah dipasang paving blok dan memiliki saluran air yang berfungsi baik, namun kini saluran tersebut hilang dan jalan menjadi rawan tergenang.
“Harapan kami kepada kontraktor agar segera diperbaiki supaya masyarakat bisa melintas dengan aman. Kalau pengerjaan belum selesai dan belum infrastruktur kembali seperti semula, jangan dibayar,” keluhnya.
Selain itu, saluran air sepanjang kurang lebih 140 meter yang sebelumnya berfungsi mengalirkan air dari lapangan kini tidak lagi tersedia. Akibatnya, kawasan sekitar lebih mudah tergenang air saat hujan turun dan mengganggu aktivitas warga.

Kepala Desa Kedungpeluk, Madenan, menjelaskan sebelum proyek berlangsung, jalan menuju area tersebut sudah dipaving dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti pintu air tambak serta akses menuju tempat pelelangan ikan dan lokasi pembuangan sampah.
Namun, penggunaan alat berat selama proyek berlangsung menyebabkan paving di sejumlah titik ambles dan merusak kondisi jalan.
“Dulunya jalan dan taman dalam kondisi baik, sekarang pavingnya ambles karena ditempati alat berat. Masyarakat berharap jalan dikembalikan seperti semula, termasuk lebar jalan ke arah timur yang sebelumnya enam meter,” ungkap Madenan.
Pemerintah desa dan warga berharap pihak terkait segera memperbaiki infrastruktur yang rusak. Mereka menilai perbaikan penting dilakukan agar manfaat rumah pompa untuk mengatasi banjir tidak menimbulkan dampak baru bagi masyarakat sekitar. (*)






