Ratusan Pejabat Jombang Dikumpulkan, KPK Ingatkan Bahaya Gratifikasi

oleh -94 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 16 at 4.11.19 PM
Ratusan pejabat Jombang saat mengikuti sosialisasi bahaya gratifikasi dari KPK (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Upaya pencegahan korupsi terus diperkuat di lingkungan Pemkab Jombang. KPK menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi kepada ratusan pejabat daerah.

Kegiatan yang berlangsung tertutup di ruang Bung Tomo, kompleks Pemkab Jombang, ini diikuti jajaran pejabat eksekutif dan legislatif. Kamis (16/4).

Hadir dalam forum tersebut Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin Yazid, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat struktural, hingga pimpinan dan anggota DPRD setempat.

Dalam pemaparannya, dua narasumber dari KPK, Anna Devi Azhar Tamala dan Nensi Natalia, menjelaskan berbagai aspek gratifikasi. Mulai dari definisi, bentuk yang kerap terjadi, hingga langkah pengendalian yang wajib dipahami aparatur negara.

Bupati Warsubi menegaskan kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh penyelenggara pemerintahan untuk menjauhi praktik gratifikasi. Ia menekankan, baik pejabat eksekutif maupun legislatif tidak diperkenankan menerima pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Ini bagian dari komitmen kita bersama untuk menekan praktik gratifikasi. Seluruh aparatur pemerintah harus menjaga integritas,” kata Warsubi.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah KPK dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di daerah.

Selain itu, Warsubi memastikan kewajiban pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) telah dipenuhi oleh para pejabat di lingkungan Pemkab Jombang.

“Pelaporan telah dilakukan sebelum batas akhir yang ditetapkan pada 31 Maret lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Jombang Abdul Madjid Nindiyagung menyoroti pentingnya menghindari konflik kepentingan dalam setiap pengambilan keputusan. Menurutnya, materi sosialisasi lebih banyak menekankan pada potensi gratifikasi yang harus diantisipasi sejak dini.

Dari sisi capaian, ia mengungkapkan indikator integritas Pemkab Jombang menunjukkan hasil positif. Nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) mencapai 89, indeks integritas berada di angka 79, dan Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) mencatat skor 92.

“Capaian pencegahan sudah cukup baik. Harapannya, kondisi ini bisa terus dijaga agar tidak terjadi pelanggaran yang mencoreng pemerintahan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.