KabarBaik.co, Jakarta – Memperingati Hari Kartini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan seniman muda Erika Richardo lewat karya seni lukis yang diaplikasikan langsung pada rangkaian kereta relasi Jakarta–Surabaya.
Kolaborasi ini mempertemukan kedua peran yang saling melengkapi. Saling menghadirkan ruang baru bagi karya kreatif untuk lebih dekat dengan masyarakat khususnya para pengguna Kereta Api.
Jalur Jakarta–Surabaya dipilih sebagai salah satu lintas dengan mobilitas tinggi, sehingga karya ini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang dalam keseharian mereka.
Erika Richardo menghadirkan interpretasi artistik melalui gaya visual khasnya, KAI menyediakan medium dengan jangkauan luas melalui layanan transportasi nasional, sementara Kementerian Ekraf mendorong perluasan akses bagi karya kreatif dan Intellectual Property (IP) lokal untuk hadir di ruang publik.
Wamen Ekraf hadir langsung dan ikut berkomitmen untuk membuka jalan bagi talenta kreatif Indonesia. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana aset negara seperti KAI dapat menjadi katalis pertumbuhan bagi IP lokal agar semakin dikenal dan hadir secara inklusif di ruang publik. Momentum Hari Kartini turut memperkuat pesan tentang keberanian berkarya serta pentingnya membuka ruang yang lebih luas bagi kreativitas perempuan dan talenta muda Indonesia.
Sebagai perusahaan transportasi publik, KAI menghadirkan kereta api sebagai medium baru untuk memperluas pengalaman pelanggan. Perjalanan kini tidak hanya menjadi aktivitas mobilitas, tetapi juga ruang interaksi dengan karya kreatif yang terus berkembang di Indonesia.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara kreator, pemerintah, dan industri dapat menghadirkan nilai yang lebih luas. Karya kreatif memperoleh ruang baru, masyarakat mendapatkan pengalaman yang berbeda, dan perjalanan kereta menjadi bagian dari interaksi tersebut.
Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa keberanian untuk berkarya dan berkolaborasi lintas sektor mampu membuka peluang baru. Melalui inisiatif ini, Kementerian Ekraf terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memastikan IP lokal Indonesia dapat tumbuh, berkembang, dan semakin dekat dengan masyarakat.

















