KabarBaik.co, Jember – Keinginan masyarakat di wilayah Daop 9 Jember untuk beralih ke moda transportasi kereta api terus menunjukkan grafik meningkat. Sepanjang paruh pertama 2026 (semester I), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember mencatat telah mengangkut 3.511.004 penumpang. Angka ini naik 6,18 persen jika disandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Tren positif ini menjadi bukti nyata bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama publik berkat keunggulan dalam hal ketepatan waktu, kenyamanan, serta efisiensi biaya. Dari sekian banyak armada yang beroperasi, terdapat lima rangkaian kereta api yang menjadi favorit masyarakat selama enam bulan pertama di tahun 2026.
KA Probowangi (Ketapang–Surabaya Gubeng): 388.974 penumpang, KA Sritanjung (Ketapang–Lempuyangan): 298.085 penumpang, KA Tawangalun (Ketapang–Malang Kota Lama): 257.389 penumpang, KA Logawa (Ketapang–Purwokerto): 167.916 penumpang, dan KA Blambangan Ekspres (Ketapang–Pasarsenen): 137.425 penumpang.
KA Logawa sukses mencuri perhatian dengan mencatatkan lonjakan pertumbuhan penumpang paling signifikan, yaitu sebesar 11,93 persen dibandingkan semester I/2025. Tren positif juga diikuti KA Tawangalun yang tumbuh 2,18 persen. Sementara, tiga kereta lainnya (Probowangi, Sritanjung, dan Blambangan Ekspres) terpantau stabil mempertahankan basis penumpangnya.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dari wilayah tapal kuda menuju kota-kota besar. Menanggapi antusiasme yang tinggi ini, manajemen KAI Daop 9 berkomitmen untuk tidak akan lengah dan terus berbenah. Optimalisasi fasilitas, perawatan prasarana, serta jaminan keselamatan operasional akan tetap menjadi fokus utama ke depan.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan ini adalah buah dari konsistensi kami dalam menjaga kualitas layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Apresiasi ini menjadi bahan bakar bagi kami untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang jauh lebih baik ke depannya,” pungkas Cahyo. (*)






