KabarBaik.co, Sidoarjo – Ribuan limbah medis berupa jarum suntik bekas berlogo RSUD Eka Candrarini ditemukan dibuang sembarangan di saluran air sisi kiri exit Tol Tambak Sumur dari arah Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa (25/8). Temuan tersebut membuat warga resah karena berada dekat kawasan permukiman dan aktivitas masyarakat.
Sedikitnya 10 kantong plastik berisi jarum suntik bekas ditemukan di saluran air kawasan Tambak Sumur dan Pondok Candra. Limbah lainnya berupa botol bekas obat dan kasa yang masih terlihat bercak darah.
Warga Desa Sedati, Prastyo , 43, mengatakan limbah tersebut diketahui setelah warga melihat tumpukan kantong plastik di lokasi. Ia mengaku khawatir karena kawasan tersebut masih sering digunakan warga.
“Ini bahaya karena lokasinya dekat aktivitas warga dan berada di kawasan yang bersebelahan dengan exit tol. Warga tentu resah dan khawatir,” ujarnya.
Kekhawatiran warga semakin besar lantaran lokasi tersebut kerap dilalui pemancing dan digunakan anak-anak bermain. Mereka meminta limbah segera dievakuasi agar tidak membahayakan masyarakat maupun disalahgunakan.
Pada sejumlah kantong plastik terlihat logo RSUD Eka Candrarini dan alamat Jalan Medokan Asri Tengah 2, Rungkut, Surabaya. Namun, temuan kemasan tersebut belum menjadi bukti pihak rumah sakit membuang limbah ke Sidoarjo.
DLHK Sidoarjo menyebut limbah tersebut berasal dari rumah sakit di Surabaya. Saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk menelusuri bagaimana limbah medis tersebut bisa sampai ke lokasi.
“Kami tidak bisa menuduh sembarangan. Kami koordinasi dengan pihak Surabaya,” ujar perwakilan DLHK Sidoarjo.
Penelusuran dilakukan untuk memastikan jalur pengangkutan dan pengelolaan limbah medis tersebut. Sementara itu, warga berharap ribuan jarum suntik segera ditangani sesuai prosedur limbah B3 dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui.(*)






