Ribuan Pekerja Muda Jember-Banyuwangi Minati Penempatan Korea Selatan

oleh -34 Dilihat
Calon pekerja migran tujuan Korsel di Kantor P4MI Banyuwangi.(ikhwan)

KabarBaik.co – Korea Selatan belakangan menjadi negara destinasi bagi anak muda di Jember dan Banyuwangi untuk mendapat pekerjaan yang layak. Tingginya animo terlihat dari tingginya pendaftar program penempatan pekerja migran Indonesia melalui sistem goverment to goverment (GtoG).

Koordinator Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi tengah melayani perekaman biometrik dan verifikasi dokumen untuk calon pekerja migran tujuan Korsel mulai 26 Februari hingga 8 Maret ini.

Baca juga:  Pengendara Motor di Banyuwangi Tewas Usai Tabrak Pohon di Jalan Raya Blimbingsari

Data yang terhimpun, sebanyak 1.614 calon pekerja migran mengikuti proses tahap tersebut. Mereka mayoritas warga asal Banyuwangi dan Jember.

“Sebelumnya mereka telah mendaftar secara online. Dan proses perekaman biometrik dan verifikasi domumen bisa dipilih di kantor P4MI terdekat. Di sini paling banyak dari Banyuwangi dan Jember,” kata Fery, Selasa (5/3/2024).

Fery menyebut, jumlah peminat di dua wilayah ini meningkat tajam dibanding tahun lalu. Pada 2023, jumlah peminat yang mengikuti proses tahapan tersebut di Kantor P4MI Banyuwangi hanya 400-an orang.

Baca juga:  Melihat Produksi Gula Semut Organik di Kaki Gunung Ijen Banyuwangi yang Digemari Kalangan Menengah ke Atas

“Naiknya sekitar 4 kali lipat. Memang tujuan Korsel ini menjadi impian, khususnya bagi yang ingin bekerja di luar negeri. Selain gajinya tinggi, pekerjaannya juga bagus,” tambah dia.

Secara nasional, kuota program GtoG penempatan pekerja migran tujuan Korsel tahun ini sebanyak 16 ribu. Sementara lowongan yang tersedia di bidang manufaktur dan perikanan.

Baca juga:  Wisatawan Asing Meninggal Dunia di TWA Ijen

“Untuk manufaktur, seperti kerja di pabrik elektronik. Sementara untuk perikanan, ada budidaya ikan ataupun nelayan di sana,” sambungnya.

Calon pekerja migran yang lolos proses perekaman biometrik dan verifikasi dokumen akan mengikuti tahapan tes ujian. Tes ini, kata Fery, bakal digelar di Semarang dan Jakarta.

“Langsung di-handle oleh pusat,” tambah dia.(ikhwan)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.