KabarBaik.co, Bojonegoro – Rumah milik warga di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, terbakar pada Selasa (28/7). Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan sebagian area dapur beserta sejumlah barang elektronik dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro, Ahmad Agus, mengatakan kebakaran terjadi di rumah milik Afifah, 47, Kelurahan Mojokampung.
“Perkiraan awal kebakaran terjadi sekitar pukul 12.25 WIB. Laporan kami terima pada pukul 12.45 WIB, kemudian petugas langsung bergerak ke lokasi dua menit kemudian dan tiba pukul 12.52 WIB,” ujar Agus.
Sebanyak sembilan personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman dengan mengerahkan satu unit Fire Falcon, satu unit Fire Dome, serta satu unit water supply milik BPBD Bojonegoro. Proses pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan satu jam setelah petugas datang ke lokasi.
Menurut Agus, dari hasil pemeriksaan sementara menunjukkan penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran pada selang regulator tabung elpiji yang kemudian memicu kobaran api di area dapur.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran pada selang regulator elpiji. Api mengakibatkan sekitar 30 persen bagian dapur terbakar serta merusak sejumlah barang seperti lemari, mesin cuci, dan kulkas,” jelasnya.
Meski kerugian material cukup besar, namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Petugas juga tidak mengalami kendala berarti selama proses pemadaman karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 2,2 kilometer dari Pos Damkarmat Kota Bojonegoro.
Agus mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi selang dan regulator tabung elpiji guna mencegah kebakaran. “Pastikan selang dan regulator masih layak digunakan serta segera ganti apabila ditemukan kebocoran atau kerusakan. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran di rumah,” pungkasnya. (*)






