Rumah Warga Bantur Malang Rusak Dilempar Bondet

oleh -165 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 28 at 10.14.49 AM
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang– Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bondet atau bom ikan terjadi di Dusun Jubel, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Senin (27/4). Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga setempat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat peristiwa terjadi, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui dari laporan warga yang mendengar suara ledakan dari arah rumah korban.

“Peristiwa diketahui sekitar pagi hari setelah saksi mendengar suara ledakan dari arah rumah korban. Saat dicek, bagian depan rumah sudah dalam kondisi rusak,” ujarnya.

Rumah tersebut diketahui milik Sumpaji, 59, seorang petani. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saksi yang mendengar suara keras kemudian menghubungi korban yang saat itu berada di luar rumah.

Setelah kembali, korban mendapati bagian depan rumahnya mengalami kerusakan, mulai dari kaca pecah, lantai retak, hingga tiang teras terdampak. Di lokasi juga ditemukan serpihan material yang diduga berasal dari bahan peledak.

“Dugaan sementara, pelaku melempar benda yang diduga bom ikan ke arah depan rumah korban sehingga menyebabkan kerusakan,” jelas Bambang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta.

Saat ini, tim Inafis Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Tim Inafis sudah melakukan olah TKP dan mengambil sampel dari lokasi untuk memastikan jenis serta penyebab pasti dari ledakan tersebut,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap pelaku di balik peristiwa ini.

“Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.