KabarBaik.co, Mataram – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nusa Tenggara Barat, Nunung Triningsih, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan difokuskan pada desa-desa yang masuk program Desa Berdaya.
Hal tersebut disampaikan seiring pelaksanaan program “Sambang Limmas” yang saat ini masih dalam tahap penjajakan kesiapan di lapangan.
“Fokus kita di empat Desa Berdaya tadi. Belum kita pelatihan, baru kita sambangi kesiapannya aja. Mudahan Juni kita bisa berikan pelatihan,” ujarnya, Selasa (14/4).
Menurut Nunung, pendekatan awal melalui program Sambang Linmas menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan anggota sebelum diberikan pelatihan. Program ini menitikberatkan pada kunjungan langsung ke desa dan kelurahan guna menyerap persoalan sekaligus memperkuat koordinasi di tingkat bawah.
Ia menjelaskan, program “Sambang Linmas” atau Selesaikan Masalah Bersama Anggota Linmas merupakan inovasi Satpol PP NTB dalam membangun kedekatan dengan anggota Linmas yang menjadi garda terdepan di masyarakat.
Selama tahun 2026, program ini telah dilaksanakan di empat desa di Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Sumbawa Barat, dengan total 40 anggota Linmas yang telah disambangi.
Nunung menekankan bahwa keberadaan Linmas sangat strategis dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Desa Berdaya.
“Keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program Desa Berdaya. Tanpa kondisi yang kondusif, upaya pengentasan kemiskinan akan sulit tercapai,” tegasnya.
Dengan jumlah anggota Linmas di NTB yang mencapai sekitar 13 ribu orang, Satpol PP NTB menargetkan peningkatan kapasitas dilakukan secara bertahap, dimulai dari wilayah prioritas.
Melalui langkah ini, diharapkan Linmas dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai pelindung masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.(*)







