Sekolah Elite Tak Akan Dapat MBG Lagi, Fokus ke Daerah 3T

oleh -153 Dilihat
IMG 8775.jpeg
Kepala BGN Nanik S Deyang (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

KabarBaik.co, Jakarta – Siswa di sekolah-sekolah elite kemungkinan tidak akan menerima Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG akan diberikan kepada sekolah-sekolah yang lebih membutuhkan.

Kebijakan ini adalah evaluasi pemerintah terhadap MBG agar lebih tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyebut penajaman sasaran atau refocusing ini dilakukan agar lebih tepat dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Selama ini, lanjut dia, MBG diberikan untuk seluruh anak sekolah, tanpa memandang sekolah tersebut masuk dalam golongan bawah, menengah ataupun atas.

“Iya benar (penataan kembali). Maksudnya yang mampu, yang kaya. Jadi, nanti misalnya sekolah-sekolah kaya,” ujarnya.

Selain penyesuaian sasaran penerima manfaat, katanya, pemerintah juga tengah membahas aspek efisiensi dalam pelaksanaan program tersebut.

Namun, rincian mengenai langkah efisiensi yang akan diterapkan masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat lanjutan.

Sebelumnya, Nanik mengemukakan program MBG akan difokuskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, lanjut Nanik, BGN telah mengeluarkan surat edaran kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak melayani sasaran MBG 3B akan ditangguhkan.

Sementara untuk pembangunan SPPG di wilayah 3T, BGN akan melakukan beberapa alternatif skema pelaksanaan agar tidak membebani APBN. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.