KabarBaik.co – Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Tani Jawa Timur (DPD PTI Jatim) melakukan upaya kolaborasi dengan Pasar Komoditas Nasional (Paskomnas). Kerjasama tersebut dilakukan dalam rangka mengurai persoalan hilir sektor pertanian yakni persolan market atau pasar.
Ketua DPD PTI Jawa Timur Ghufron Ahmad Yani atau yang akrab dipanggil Gus Yani bersama segenap pengurus melaksanakan agenda rapat koordinasi dengan manajemen Paskomnas yang berada di Surabaya.
“Sektor pasar atau market ini menjadi problem klasik bagi produk yang dihasilkan para petani. Untuk itu, dalam rapat koordinasi ini Pemuda Tani Jatim harus menjadi solusi bagi pasar, salah satunya dengan membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pasar Komoditas Nasional (Paskomnas) ini,” ujar Gus Yani, Rabu (4/12).
Menurut Gus Yani, petani sudah pintar untuk produksi, tapi sering kali pasar menjadi problem. Karena itu, dia berharap para pengurus DPD Pemuda Tani Jawa Timur bersama DPC Pemuda Tani se-Jawa Timur segera mapping potensi daerah masing-masing untuk disalurkan ke pasar yang dibangun.
“Akan kita arahkan pada pasar yang kita bangun sehingga petani fokus di produksi saja,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Agribisnis Paskomnas Indonesia, Soekam Parwadi menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Pemuda Tani Jatim bisa menjadi pemasok kebutuhan komoditas untuk pasar induk yang dikelolanya.
“Saya berterima kasih dan berharap nantinya simbol atau logo Pemuda Tani itu tidak hanya di seragam yang dikenakan, tapi saya berharap simbol atau logo Pemuda Tani itu berada pada kardus-kardus atau packing-packing komoditas yang dikirim Pemuda Tani Jawa Timur ke pasar komoditas nasional,” harapnya.
Dia juga berharap paling lambat pada Januari 2025 jaringan Pemuda Tani Jawa Timur sudah bisa merealisasikan program kerjasama yang dilakukan. Jaringan Pemuda Tani Jawa Timur dengan kekuatan 1.210 orang kader pengurus yang menyebar pada setiap DPC-DPC se Jawa Timur, diminta untuk mengambil peran dalam penyalurkan produk-produk hasil pertanian sekaligus sebagai Agregator.
“Seluruh pengurus Pemuda Tani se-Jawa Timur saya instruksikan untuk Bergerak dan Berjejak dalam menyelesaikan masalah pasar ini sebagai bagian solusi bagi petani di masing-masing daerah,” tegasnya. (*)






