KabarBaik.co, Jombang – Menjelang kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Jombang, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat. Sebanyak 1.259 jemaah dijadwalkan tiba di Tanah Air secara bertahap pada 17-18 Juni 2026.
Untuk mendukung kelancaran proses pemulangan, puluhan armada transportasi telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang bersama instansi terkait.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan persiapan penyambutan jemaah telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektoral yang digelar sejak awal Juni.
“Alhamdulillah, koordinasi dengan Pemkab Jombang dan lintas sektoral telah kami laksanakan pada 10 Juni. Hasilnya, seluruh armada bus dan truk telah disiapkan oleh pemerintah daerah, sementara Forkopimda juga siap menyukseskan kepulangan jemaah haji Jombang,” kata Ilham, Senin (15/6).
Ilham menjelaskan, armada yang disiapkan disesuaikan dengan jumlah jemaah pada masing-masing kelompok terbang (kloter).
Untuk Kloter 60 disediakan tiga unit bus dan satu truk. Sedangkan Kloter 61, 62, dan 63 masing-masing mendapat sembilan unit bus serta satu kontainer untuk mengangkut koper jemaah.
“Seluruh armada tersebut telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran proses pemulangan,” ujarnya.
Selain kesiapan transportasi, pihaknya juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Menurut Ilham, petugas haji rutin melakukan pemeriksaan dan visitasi ke hotel tempat jemaah menginap.
“Semua jemaah haji kesehatannya terkontrol dan dalam kondisi sehat. Petugas secara rutin melakukan visitasi ke kamar hotel untuk memantau kondisi jemaah,” ungkapnya.
Proses pemulangan nantinya akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan. Setiap kloter akan diberangkatkan dari embarkasi dengan pengawalan petugas hingga tiba di Kabupaten Jombang.
“Setibanya di Pendopo Kabupaten Jombang akan disambut oleh Bupati, Forkopimda, dan para tamu undangan yang hadir,” jelas Ilham.
Untuk menjaga ketertiban saat penyambutan, panitia menyiapkan mekanisme khusus bagi keluarga jemaah. Setiap jemaah akan mendapatkan satu stiker kendaraan yang dapat digunakan untuk masuk kawasan Alun-alun Jombang. Sementara setiap keluarga memperoleh satu kartu akses masuk Pendopo Kabupaten Jombang.
“Setiap jemaah haji diberikan satu stiker kendaraan untuk masuk ke kawasan Alun-alun, sedangkan setiap keluarga mendapatkan satu kartu masuk Pendopo agar proses penyambutan berjalan tertib dan lancar,” tambahnya.
Berdasarkan jadwal yang diterima panitia, Kloter 60 akan tiba di Indonesia pada Rabu (17/6) pukul 05.55 WIB. Setelah proses kedatangan di Asrama Haji, rombongan diberangkatkan pukul 06.55 WIB dan diperkirakan tiba di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 10.55 WIB.
Masih di hari yang sama, Kloter 61 dijadwalkan mendarat pukul 07.35 WIB. Jemaah kemudian berangkat dari Asrama Haji pukul 08.35 WIB dan diperkirakan tiba di Pendopo pukul 12.35 WIB.
Sementara Kloter 62 akan tiba pada Kamis (18/6) pukul 02.05 WIB. Rombongan dijadwalkan meninggalkan Asrama Haji pukul 03.05 WIB dan tiba di Pendopo Kabupaten Jombang sekitar pukul 07.05 WIB.
Adapun Kloter 63 dijadwalkan tiba pukul 03.05 WIB. Setelah proses kedatangan selesai, jemaah diberangkatkan dari Asrama Haji pukul 04.05 WIB dan diperkirakan tiba di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 08.05 WIB.
Ilham optimistis seluruh rangkaian kepulangan jemaah haji asal Jombang dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Semoga seluruh jemaah bisa kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing,” pungkasnya.






