Semburan Lumpur Lapindo Belum Berhenti, Aktivitas PPLS Menurun Picu Kekhawatiran Warga

oleh -132 Dilihat
Tidak aktivitas PPLS lumpur Lapindo, Sidoarjo.
Menurunnya aktivitas PPLS lumpur Lapindo, Sidoarjo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Dua dekade sejak semburan lumpur panas Lapindo mengubah wajah Sidoarjo, aktivitas di balik tanggul kini terlihat tak lagi seintens dulu.

Di tengah isu efisiensi, sejumlah alat berat milik Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) tampak hanya menjalani perbaikan tanpa aktivitas pengerukan besar seperti tahun-tahun awal bencana.

Berdasarkan pantauan di lapangan Jumat (29/5), suasana di sekitar pusat semburan terlihat kontras. Di sisi timur jalan menuju titik semburan, hamparan lumpur mulai mengering dan ditumbuhi rumput liar berwarna hijau.

Namun berbeda di sisi barat jalan, lumpur masih tampak basah dan belum mengering sepenuhnya.

Di area tersebut, sejumlah excavator dan pelampung excavator terlihat berada di tepian tanggul. Sebagian alat berat tampak terbengkalai layaknya sudah lama tidak dioperasikan.

Aktivitas yang terlihat hanya sebatas perbaikan alat dan pengecekan beberapa bagian yang mulai rusak dimakan usia.

Pelampung excavator yang selama bertahun-tahun bersentuhan dengan air lumpur kini tampak keropos akibat korosi. Kandungan zat dalam lumpur disebut mempercepat kerusakan besi hingga membuat beberapa bagian alat mengalami pelapukan.

Kondisi ini memunculkan anggapan di kalangan warga bahwa pengendalian lumpur tidak lagi dilakukan secara serius. Terlebih di tengah kabar efisiensi yang disebut berdampak pada operasional pengelolaan lumpur Lapindo.

Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar tanggul masih hidup dalam bayang-bayang ancaman semburan lumpur. Tingginya tanggul serta kondisi lumpur yang masih aktif membuat rasa waswas belum benar-benar hilang meski bencana telah berjalan selama 20 tahun.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.