KabarBaik.co, Nganjuk – Ratusan wajah muda penuh semangat memenuhi Aula SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk untuk mengikuti Seminar dan Talkshow bertajuk “Pemuda Mandiri Ekonomi”. Acara yang digagas oleh Iswara Nganjuk ini hadir sebagai jawaban atas tantangan generasi muda dalam menyeimbangkan pendidikan dengan keinginan memiliki penghasilan sendiri.
Chairperson Iswara Nganjuk, Ruli Ismawati, menegaskan bahwa sinergisitas antara praktisi dan akademisi sangat penting untuk membuka peluang bagi pemuda. “Kita tidak ingin pemuda hanya bermimpi sukses, tetapi mereka harus mampu mengeksekusi ide-ide mereka sejak dini,” ujar Ruli, Senin (2/2).
Seminar ini menghadirkan dua narasumber inspiratif dengan latar belakang global. Pertama, Patricia Deby, peraih beasiswa LPDP dan lulusan terbaik Universitas Airlangga yang kini berkarier di San Francisco, Amerika Serikat. Dengan sertifikasi dari Stanford University, Patricia menekankan pentingnya strategi Go-To-Market dan fokus pada kualitas kerja.
“Saat memulai sesuatu yang baru, jangan terpaku pada multi-tasking. Fokuslah pada satu tugas dengan sepenuh hati, hasilnya akan jauh lebih maksimal. Jika ada tugas yang bisa dilakukan orang lain, jangan sungkan untuk mendelegasikannya,” pesan Patricia.
Narasumber kedua, Hanief Iksa, pemilik Kong Vector, membuktikan bahwa kreativitas dari daerah mampu menembus pasar internasional. Bisnis desain grafis dan animasinya kini telah merambah berbagai sektor global, mulai dari informatika hingga industri makanan.
“Perbedaan utama antara orang sukses dan yang hanya berkeluh kesah terletak pada mentalitas. Seorang pekerja profesional selalu bertanya, ‘Apa yang harus saya kerjakan hari ini?’. Mereka siap menerima instruksi dan memberikan hasil terbaik,” tutur Hanief.
Antusiasme tinggi dari para pelajar dan pemuda yang hadir menjadi bukti besarnya hasrat generasi muda Nganjuk untuk menjadi agen perubahan di sektor ekonomi. Acara ini diharapkan tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membakar semangat untuk berani mengambil langkah pertama.
“Kita berharap acara ini bisa menjadi awal di mana pemuda Nganjuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi yang berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tutup Ruli Ismawati.






