Senator Ahmad Nawardi Ajak Aktivis Perempuan Jadi Peacebuilder Bangsa

oleh -140 Dilihat
Anggota DPD RI sekaligus Anggota MPR RI, H. Ahmad Nawardi, S.Ag.
Anggota DPD RI sekaligus Anggota MPR RI, H. Ahmad Nawardi, S.Ag.

KabarBaik.co, Surabaya – Aula Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur menjadi saksi berkumpulnya aktivis perempuan dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI & Peace Talk. Kegiatan yang diinisiasi oleh Anggota DPD RI sekaligus Anggota MPR RI, H. Ahmad Nawardi, S.Ag., ini mengusung tema besar KOPRI Jatim Formation: #connecttoaccelerate, sebuah gerakan untuk mempercepat kolaborasi pemuda dalam bingkai kebangsaan.

Dalam paparannya, Senator Ahmad Nawardi memaparkan bahwa tugas anggota MPR RI bukan sekadar melakukan formalitas konstitusional, melainkan memastikan bahwa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika hidup dalam praktik keseharian masyarakat. Secara khusus, ia menyoroti keterkaitan erat antara nilai-nilai tersebut dengan konsep kedamaian (Peace Talk).

“Kedamaian bukan sekadar hilangnya konflik, tetapi hadirnya rasa keadilan dan harmoni. Di sinilah peran Peace Talk menjadi krusial. Kita perlu mendialogkan perbedaan agar menjadi kekuatan, bukan perpecahan. Sebagai anggota DPD RI yang mewakili daerah, saya melihat bahwa ketahanan nasional kita bermula dari ketahanan di tingkat lokal yang dipelihara melalui dialog-dialog seperti ini,” ujar Senator Nawardi di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Senator asal Jawa Timur ini memberikan apresiasi khusus terhadap peran perempuan dalam menjaga struktur sosial bangsa. Menurutnya, keterlibatan KOPRI (Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri) dalam acara ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki insting alami sebagai pembawa damai (peacebuilder).

“Perempuan memiliki peran ganda yang luar biasa. Di satu sisi sebagai pendidik pertama dalam keluarga yang menanamkan nilai moral, dan di sisi lain sebagai aktor publik yang mampu mendinginkan suasana politik maupun sosial. Dalam Empat Pilar, peran perempuan adalah manifestasi dari kemanusiaan yang adil dan beradab,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber pendamping, Kholisatul Hasanah selaku Ketua KOPRI PKC PMII Jawa Timur, menyambut baik inisiatif Senator Ahmad Nawardi. Ia menekankan bahwa perempuan Jawa Timur siap menjadi garda terdepan dalam mengakselerasi pemahaman kebangsaan di era digital.

Sesi Peace Talk yang berlangsung hangat ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga membedah tantangan nyata yang dihadapi daerah, mulai dari isu radikalisme hingga ketimpangan ekonomi.

Senator Nawardi berkomitmen untuk membawa aspirasi dari dialog di Aula Kantor DPD RI Jatim ini ke meja sidang di Senayan sebagai bahan kebijakan yang lebih inklusif.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk terus melakukan konsolidasi ideologi dan memperkuat jejaring antar-elemen masyarakat sipil demi memastikan Jawa Timur tetap menjadi provinsi yang toleran, damai, dan progresif.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.