Seorang Nakes di Pasuruan Jadi Korban Jambret, Jutaan Rupiah Amblas

oleh -112 Dilihat
IMG 20260423 WA0012
Polisi bersama korban di TKP. (Foto: Dia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Pasuruan. Kali ini seorang tenaga kesehatan (nakes) berinisial NM (27), warga Kecamatan Gondangwetan, menjadi korban penjambretan saat pulang bekerja pada Rabu (22/4) malam. Akibat kejadian ini tas selempang beserta isinya raib digondol pelaku.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aiptu Junaedi, menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi pukul 19.20 WIB di Jalan Raya wilayah Kecamatan Gondangwetan. Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri. Tiba-tiba di tengah jalan dia dipepet orang tak dikenal dengan sepeda motor.

“Saat sampai di TKP tiba-tiba korban dipepet oleh orang tidak dikenal yang langsung merampas tas selempang miliknya dan langsung kabur,” ucap Junaedi, Kamis (23/4).

Junaedi menjelaskan, di dalam tas tersebut korban kehilangan satu unit ponsel, kartu identitas, kartu ATM, serta sejumlah uang tunai. Meski dalam kondisi terkejut, korban sempat berupaya mengejar pelaku namun kehilangan jejak. “Korban sempat berupaya melakukan pengejaran, namun pelaku yang bergerak cepat berhasil meloloskan diri dari pengejaran,” jelasnya.

Setelah kejadian korban langsung melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Keboncandi. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan.

“Anggota Polsek Keboncandi sudah mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan awal terkait penjambretan, akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 3 juta rupiah,” tutupnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.