KabarBaik.co, Jombang – Seekor monyet peliharaan yang lepas dari kandangnya membuat warga Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang resah.
Hewan tersebut bahkan menyerang dua warga sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6) sekitar pukul 17.00 WIB. Monyet yang diduga lepas dari kandangnya berkeliaran di permukiman warga dan bertindak agresif.
Akibatnya, dua warga menjadi korban serangan. Djaun, 77, mengalami luka pada bagian lutut, sedangkan Galang, 19, mengalami luka pada betis. Keduanya merupakan warga Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng.
Warga yang khawatir dengan keberadaan monyet tersebut kemudian melapor ke Pos Damkar Ngoro sekitar pukul 17.25 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, satu tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.
Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan. Setelah proses evakuasi berlangsung hampir satu setengah jam, monyet tersebut akhirnya berhasil diamankan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat karena keberadaan satwa tersebut dinilai membahayakan warga.
“Begitu menerima laporan, tim langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Monyet yang lepas tersebut sempat menyerang warga sehingga diperlukan penanganan cepat agar tidak menimbulkan korban tambahan,” ujar Syamsul Bahri, Rabu (3/6).
Syamsul mengimbau masyarakat yang memelihara satwa liar maupun hewan eksotis agar memastikan kandang dalam kondisi aman dan sesuai standar.
“Kami mengingatkan kepada pemilik hewan agar lebih memperhatikan keamanan kandang dan pengawasan terhadap hewan peliharaannya. Jika sampai lepas, selain membahayakan masyarakat juga dapat menyulitkan proses penanganan,” tambahnya.
Ia memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan situasi di lokasi kini telah kembali kondusif.
“Monyet berhasil dievakuasi dengan aman oleh tim. Saat ini kondisi lingkungan sudah terkendali dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.







