Sertijab Sederhana Demi Jaga Perasaan Buruh, Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Janji Rela Pakai Dana Pribadi

oleh -161 Dilihat
Sertijab direksi baru Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan. (Ist)
Sertijab direksi baru Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Ada yang berbeda dalam serah terima jabatan (sertijab) direksi baru Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember. Tidak ada dentuman live music atau hidangan prasmanan mewah.

Acara sengaja digelar sederhana demi menghormati para buruh perkebunan yang masih berjuang demi kesejahteraan.

“Acara ini sengaja saya minta dibuat sederhana. Tidak perlu prasmanan dan musik. Saya ingin menjaga perasaan para buruh,” tegas Direktur Utama PDP Kahyangan yang baru, Gogot Cahyo Baskoro, Selasa (19/5).

Agenda sertijab ini menandai resminya formasi baru direksi PDP Kahyangan yang diisi oleh Gogot Cahyo Baskoro (Direktur Utama), Dima Akhyar (Direktur Umum dan Keuangan), serta Nyoman Aribowo (Direktur Produksi dan Pemasaran).

Prosesi ini disaksikan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Ratno C. Sembodo, serta Plt Direktur Utama sebelumnya, Danang Andri Asmara.

Gogot menyatakan enggan terjebak dalam euforia pelantikan. Baginya, pekerjaan rumah (PR) perusahaan masih menumpuk, mulai dari masalah manajemen, produktivitas kebun, minimnya fasilitas kerja, hingga tata kelola yang dinilai kurang terbuka.

Menariknya, Gogot berkomitmen tidak ingin membebani anggaran perusahaan yang sedang tidak sehat.

“Untuk fasilitas awal penunjang kerja, insyaallah kami akan menggunakan dana pribadi,” ungkapnya.

Kendati mewarisi rapor merah, Gogot tetap mengapresiasi kerja keras Danang Andri Asmara dalam menjaga stabilitas perusahaan selama masa transisi. Untuk mendongkrak performa ke depan, direksi baru siap melirik potensi wisata alam dan pengembangan kopi premium selain fokus pada sektor perkebunan inti.

Di sisi lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember, Ratno C. Sembodo, memberi peringatan keras agar direksi baru segera bergerak cepat dan meninggalkan zona nyaman.

“Rutinitas dan zona nyaman adalah musuh utama dalam kondisi perusahaan seperti sekarang. PDP ke depan harus sehat dan mampu menyejahterakan buruhnya,” tandas Ratno. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.