Silpa Rp 600 Miliar, DPRD Jember Alokasikan untuk Kekurangan Gaji Pegawai

oleh -69 Dilihat
Rapat Paripurna DPRD Jember. (Foto: Ist)
Rapat Paripurna DPRD Jember. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 diperkirakan menembus angka Rp 600 miliar.

Dana sisa tersebut rencananya bakal dimasukkan ke dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2026.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menjelaskan bahwa Silpa timbul akibat sisa efisiensi atau alokasi belanja yang belum terpakai. Dana ini nantinya diformulasikan ulang oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menutupi kebutuhan pembiayaan daerah.

“Analoginya seperti sisa dana pembangunan rumah. Sisa uang tersebut kita atur kembali agar bisa menutupi belanja yang diperlukan di anggaran perubahan,” terang Halim saat ditemui wartawan, Jumat (31/7).

Halim menambahkan, porsi terbesar dari sisa anggaran ini diproyeksikan untuk mengakomodasi belanja pegawai. Pasalnya, penetapan APBD Murni sebelumnya baru meng-cover pembiayaan gaji selama 10 bulan.

“Masih ada sisa dua bulan gaji yang belum teralokasi, termasuk untuk kebutuhan THR dan gaji ke-13,” ungkapnya.

Kendati demikian, Halim menggarisbawahi bahwa penambahan anggaran belanja pegawai tetap wajib merujuk pada regulasi pusat, yakni tidak melebihi ambang batas maksimal 30 persen dari total APBD.

Terkait pemanfaatan keseluruhan dana Rp 600 miliar tersebut, DPRD Jember masih menunggu dokumen resmi KUPA dari pihak eksekutif untuk melihat berapa porsi riil yang dapat digeser.

“Tidak seluruhnya bisa langsung digeser karena ada hitungan proyeksinya. Kita tunggu perinciannya di draf KUPA nanti,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.