KabarBaik.co – Kematian tragis Lukman, 45 tahun, warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat kecilnya. Ia ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakannya di Mojoagung, dengan sejumlah kejanggalan yang kini tengah diusut kepolisian.
Nur Ajemi Prasanto, 43 tahun, sahabat masa kecil Lukman, mengaku sangat terpukul dengan kabar tersebut. Ia menyebut Lukman sebagai sosok yang baik dan ramah, serta kerap pulang ke kampung halaman setiap sore bersama sang istri.
“Pak Lukman itu teman main layangan saya sejak kecil. Orangnya sangat baik dan ramah. Kami sering ngobrol, sering ketemu. Jadi pas dengar kabar ini, saya sampai nggak percaya,” ujar Nur Ajemi saat ditemui di rumah duka, Kamis (26/6).
Menurutnya, Lukman dikenal memiliki usaha mebel di desanya dan tidak pernah menunjukkan gelagat mencurigakan. Bahkan, hubungan rumah tangganya dengan sang istri terlihat harmonis. “Kelihatan akur banget, kayak pasangan pengantin baru. Nggak kelihatan ada masalah,” tuturnya.
Namun, sejak satu bulan terakhir, keberadaan Lukman mulai mengundang tanda tanya. Ajemi mengaku tidak lagi melihat sahabatnya itu, meski sang istri masih kerap bolak-balik dari Mojoagung ke Catakgayam.
“Sudah sebulan lebih saya nggak lihat beliau. Istrinya masih sering ke sini, kadang ambil uang di BRI Link dekat toko saya. Tapi Lukman nggak pernah kelihatan. Pas saya tanya, katanya Pak Lukman ada di rumah,” ungkapnya.
Kejanggalan demi kejanggalan itu kini tengah didalami pihak kepolisian. Dugaan kematian tidak wajar mulai mencuat. Apalagi dengan adanya sejumlah kesaksian warga sekitar yang menyebut tidak adanya aktivitas mencurigakan di sekitar rumah kontrakan Lukman dalam beberapa pekan terakhir.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta di balik kematian pria ramah yang dikenal pekerja keras tersebut. (*)







