KabarBaik.co, Bojonegoro – Daya tampung SMA dan SMK Negeri di Bojonegoro pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dipastikan masih mencukupi. Hal ini karena hingga 9 Juni 2026 jumlah calon murid yang mengambil PIN sebagai syarat pendaftaran tercatat sebanyak 10.945 orang, sementara total kursi yang tersedia mencapai 12.060.
Kondisi tersebut memberikan peluang yang cukup besar bagi calon murid untuk mengikuti proses seleksi masuk sekolah negeri. Namun demikian, keterisian pagu akhir masing-masing sekolah belum dapat dipastikan karena distribusi pilihan sekolah dan program keahlian yang dipilih peserta tidak selalu merata.
Kepala Seksi SMA-PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Devvy Yuniar, menjelaskan bahwa secara kuantitatif daya tampung sekolah negeri masih lebih besar dibanding jumlah pengambil PIN saat ini. Meski begitu, hasil akhir penerimaan baru dapat diketahui setelah seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan.
“Secara kuantitatif daya tampung masih mencukupi terhadap jumlah pengambil PIN saat ini. Namun keterisian pagu akhir baru dapat diketahui setelah seluruh tahapan SPMB selesai,” jelas Devvy, Sabtu (13/6).
Untuk menjamin proses penerimaan berjalan transparan dan akuntabel, pelaksanaan SPMB SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur dilakukan secara daring melalui sistem yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Seluruh tahapan pendaftaran hingga seleksi dilakukan secara digital sehingga setiap proses dapat terdokumentasi dengan baik.
Karena seluruh proses dilakukan secara online, Devvy mengingatkan calon murid dan orang tua agar lebih teliti dalam mengunggah dokumen dan memastikan data yang disampaikan benar. Kesalahan data berpotensi menimbulkan kendala yang dapat memengaruhi proses seleksi.
Selain itu, calon murid juga diminta memahami karakteristik setiap jalur pendaftaran sebelum menentukan pilihan sekolah. Dengan memahami ketentuan jalur yang diikuti dan peluang keterterimaan, peserta dapat memilih sekolah secara lebih realistis.
Masyarakat juga diimbau untuk hanya mengakses informasi resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Cabang Dinas Pendidikan, maupun sekolah penyelenggara. Imbauan tersebut disampaikan untuk menghindari munculnya informasi yang menyesatkan atau pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia SPMB.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya atau pihak yang mengatasnamakan panitia SPMB,” tegas Devvy.
Apabila mengalami kendala selama proses pendaftaran, calon murid dan orang tua dapat memanfaatkan layanan helpdesk sekolah maupun posko layanan SPMB yang telah disediakan.
Jadwal SPMB SMA/SMK Negeri Tahun 2026
Tahap I
– Jalur Domisili SMA/SMK: 11–12 Juni 2026
– Pengumuman: 13 Juni 2026
Tahap II
– Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK: 17–18 Juni 2026
– Pengumuman: 22 Juni 2026
Tahap III
– Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA: 24–25 Juni 2026
– Pengumuman: 26 Juni 2026
Tahap IV
– Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK: 30 Juni–1 Juli 2026
– Pengumuman: 2 Juli 2026 (*)






