Stok Hewan Kurban di Bojonegoro Melimpah, Pemkab Siapkan 35 Ribu Dosis Vaksin PMK

oleh -192 Dilihat
IMG 20260515 WA0010 scaled
Kandang ternak kambing di Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam) 

KabarBaik.co, Bojonegoro – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Bojonegoro dipastikan aman bahkan melimpah. Puluhan ribu hewan ternak siap memenuhi kebutuhan masyarakat untuk pelaksanaan kurban tahun ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mencatat total stok hewan kurban mencapai 60.349 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 15.504 ekor sapi, 20.211 ekor kambing, dan 24.634 ekor domba.

Sementara itu, kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 2026 diperkirakan hanya sekitar 3.500 ekor sapi, 8.500 ekor kambing, dan 9.500 ekor domba. Dengan demikian, stok ternak di Bojonegoro dipastikan lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Ketersediaan hewan kurban di Bojonegoro dipastikan tercukupi dan melimpah untuk Idul Adha,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Lutfi Nurrahman, Jumat (15/5).

Selain memastikan kecukupan stok, Disnakkan Bojonegoro juga melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit pada ternak menjelang Idul Adha.

“Menjelang Idul Adha, kami melaksanakan surveilans hewan kurban supaya dapat terdeteksi apabila ada ternak yang terserang penyakit,” jelas Lutfi.

Ia menambahkan, pemantauan kesehatan hewan melibatkan Petugas Teknik Peternakan (PTP) dan petugas inseminator di seluruh kecamatan. Pemeriksaan dilakukan langsung ke kandang-kandang peternak, terutama untuk mengantisipasi dampak cuaca panas terhadap kondisi ternak.

Menurutnya, suhu panas berlebih dapat memengaruhi kesehatan hewan jika tidak diimbangi dengan perawatan yang baik. Karena itu, peternak diminta memastikan kebutuhan air minum ternak tetap tercukupi.

“Kondisi tubuh hewan tidak kuat terhadap panas tinggi dan peternak juga harus memastikan ternaknya tidak kekurangan air minum,” pungkasnya.

Meski hingga kini belum ditemukan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bojonegoro, Disnakkan tetap meningkatkan kewaspadaan. Pada tahun ini Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan sekitar 35 ribu dosis vaksin PMK guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit pada hewan ternak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.