KabarBaik.co, Jombang– Di tengah derasnya arus informasi digital, pelajar tak cukup hanya menjadi penikmat konten. Kesadaran inilah yang mendorong Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU Universitas KH. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang menggelar Sekolah Media.
Kegiatan yang digelar di Gedung D UNWAHA ini menjadi ruang belajar bagi kader pelajar NU untuk mengasah kemampuan kepenulisan jurnalistik dan desain grafis, sebagai upaya memperkuat literasi media sekaligus mendorong kader menjadi produsen informasi yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Ketua PK IPNU UNWAHA M. Aldi Kurniawan menegaskan bahwa penguasaan media merupakan kebutuhan mendesak di era digital.
“Hari ini kader IPNU IPPNU tidak boleh gagap media. Mereka harus mampu menulis, mendesain, dan mengelola informasi dengan baik agar nilai-nilai ke-NU-an bisa tersampaikan secara positif dan mencerahkan,” ujarnya. Senin (2/2).
Menurutnya, melalui Sekolah Media, kader tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis di ruang digital dengan konten yang beretika dan berdaya saing.
Sekolah Media menghadirkan dua pemateri, yakni Kevin Nizar, jurnalis , dan M. Ali Aziz, owner Nahnu Design.
Kevin menyampaikan materi kepenulisan dan jurnalistik dasar, mulai dari pentingnya menulis, teknik penulisan berita, hingga etika bermedia.
“Menulis bukan sekadar merangkai kata, tetapi sarana menyampaikan gagasan, pengetahuan, dan nilai yang bisa memberi dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia mendorong kader IPNU IPPNU agar berani mulai menulis dan memproduksi konten berita sejak dini.
Menurutnya, konsistensi menulis akan melatih kepekaan terhadap isu sekitar sekaligus menumbuhkan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Sementara itu, materi desain grafis disampaikan oleh M. Ali Aziz. Ia menekankan pentingnya visual yang komunikatif dalam mendukung pesan organisasi di media digital.
“Konten yang baik harus ditopang desain yang tepat. Media sosial organisasi akan lebih hidup jika dikelola dengan konsep visual yang kuat,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti peserta dari kalangan internal maupun eksternal kampus. Selain mendapatkan materi, peserta juga memperoleh e-sertifikat serta ruang jejaring antarkader.
Salah satu peserta, Ramadani Khitibul Umam, mengaku kegiatan ini memberinya pemahaman baru tentang dunia media.
“Saya jadi paham bagaimana menulis berita sesuai kaidah jurnalistik dan membuat desain yang menarik. Ilmu ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini,” ungkapnya. (*)






