Tali Pocong Hilang Usai Makam Dibongkar, Keluarga di Blitar Ini Pilih Tak Lapor Polisi

oleh -96 Dilihat
IMG 20260810 WA0030
TKP tali pocong hilang di Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Aksi pembongkaran makam secara misterius terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Udanawu, Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Selain makam ditemukan dalam kondisi terbuka, tali pocong jenazah juga diketahui hilang.

Makam tersebut merupakan makam warga berinisial SH yang baru dimakamkan pada Senin Kliwon, 27 Juli 2026. Kondisi makam diketahui terbongkar pada Jumat (7/8) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Desa Karanggondang, Rudi Puryono mengatakan, makam tidak dibongkar secara keseluruhan. Bagian tengah pusara tampak terbuka, sementara jenazah dipastikan masih berada di dalam liang lahat.

“Sekitar pukul 22.00 WIB malam sebelumnya masih ada aktivitas warga di sekitar lokasi dan tidak ada hal mencurigakan. Baru pagi harinya diketahui makam terbongkar di bagian tengah,” kata Rudi,

Dari pengecekan di sekitar lokasi, warga dan perangkat desa menemukan sebuah cangkul yang diduga digunakan untuk menggali makam. Cangkul tersebut ditemukan terlempar di area persawahan yang berada di seberang makam.

Selain itu, ditemukan serpihan foto pria dan wanita dalam kondisi tidak utuh. Sebagian bagian foto tersebut terlihat seperti terbakar. Rudi menduga pelaku sengaja membuat celah pada bagian tengah makam. Celah tersebut diduga digunakan untuk mengambil bagian kain pembungkus jenazah.

“Kalau melihat kondisinya, kemungkinan dibuat celah sempit di bagian tengah, kemudian tangan dimasukkan ke dalam untuk mengambil bagian dari kain pembungkus jenazah,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, tali pocong jenazah diketahui sudah tidak ada. Namun, pihak desa belum dapat memastikan siapa yang mengambilnya maupun apa motif di balik pembongkaran makam tersebut.

Pihak keluarga kemudian memilih untuk tidak melakukan pemeriksaan lebih jauh terhadap kondisi jenazah. Makam langsung kembali diuruk dan dirapikan seperti semula. “Keluarga meminta agar makam langsung diuruk dan dikembalikan seperti semula. Jadi keluarga memilih tidak melanjutkan ke laporan kepolisian,” tegas Rudi.

Hingga kini pelaku pembongkaran makam maupun motifnya belum diketahui. Dugaan bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan praktik ilmu hitam juga belum dapat dipastikan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.