KabarBaik.co – Efisiensi anggaran yang ditekankan pemerintah pusat sangat dirasakan setiap daerah. Terutama dalam pembangunan infrastruktur dan kegiatan-kegiatan kedinasan yang dipangkas hingga 50 persen.
Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tetap menganggarkan untuk dunia pendidikan, terutama dalam perbaikan sekolah rusak yang sangat perlu mendapatkan penanganan. Pada tahun ini, Pemkab Pasuruan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk perbaikan 1.200 ruang kelas dan ruang penting lainnya yang mengalami kerusakan.
“Ada 1.200 ruang di lingkungan pendidikan, maka perlu segera dilakukan perbaikan tahun ini. Biaya kita sediakan Rp 40 miliar demi dunia pendidikan,” kata Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Rabu (16/4).
Rusdi menyatakan, dari banyaknya ruang kelas yang rusak, sebagian besar berada di sekolah dasar (SD) sebanyak 300 dan sisanya berada di SMP. “Paling banyak di SD sekitar 300 SD dan sisanya SMP. Maka perlu perhatian secepatnya agar proses belajar tetap berjalan,” tegas Rusdi.
Rusdi menerangkan, pendidikan adalah kebutuhan dasar. Dia ingin mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, khususnya mendapat akses pendidikan yang layak. “Tidak ada kepincangan dalam kebutuhan dasar terutama pendidikan, maka semua harus layak,” tandas Rusdi. (*)







