TPPI Bantah Isu Ledakan, Pastikan Kebakaran di Kilang Tuban Sudah Terkendali

oleh -183 Dilihat
WhatsApp Image 2025 10 17 at 10.41.09
Kepulan asap di proyek PT TPPI. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) membantah adanya ledakan di area kilang miliknya di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (16/10) siang. Pihak perusahaan menegaskan bahwa insiden yang menyebabkan kepulan asap hitam tersebut merupakan kebakaran di salah satu unit pompa, dan bukan ledakan seperti yang beredar di masyarakat.

Kebakaran terjadi di area kilang yang berdekatan dengan permukiman warga Desa Tasikharjo dan Desa Remen. Suara keras yang terdengar dari arah kilang membuat warga panik dan memilih mengungsi sementara ke kawasan Pantai Panduri setelah melihat asap tebal membumbung tinggi.

Area Manager CSR & Comrell PT TPPI, Tinoto Hadi Sucipto, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia memastikan situasi sudah terkendali dan operasional perusahaan kembali berjalan normal. “Terkait pasokan energi dan ketahanan pangan nasional tidak ada gangguan. Alhamdulillah, atas doa semua pihak, kondisi sudah kembali normal,” ujarnya, Jumat (17/10).

Sementara itu, HSSE Manager PT TPPI Tuban, Darmanto, menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan ledakan. “Mohon dikoreksi, itu bukan ledakan. Tidak ada ledakan, hanya kebakaran di salah satu unit,” tegasnya.

Menurut Darmanto, kebakaran terjadi di salah satu unit pompa dan berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 40 menit oleh tim emergency response. Ia menjelaskan, suara keras yang sempat terdengar warga berasal dari pelepasan uap (steam) dalam proses pengamanan sistem, bukan akibat ledakan. “Kalau dari permukiman warga, jaraknya cukup jauh,” jelasnya.

Darmanto menjelaskan, unit yang mengalami gangguan masih dalam proses identifikasi penyebab dan diduga terjadi kebocoran pada pompa. Meski demikian, unit kilang lainnya tetap beroperasi normal sehingga pasokan BBM dan petrokimia nasional tidak terganggu.

Menanggapi kekhawatiran warga soal asap hitam, Darmanto memastikan bahwa hasil pemantauan kualitas udara di area perusahaan masih berada di bawah ambang batas aman. “Asap sudah terdispersi oleh angin, dan hasil monitoring kualitas udara tidak ada yang melebihi nilai 50. Jadi, tidak ada efek bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa perusahaan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga karena hasil pemantauan menunjukkan tidak ada dampak kesehatan dari insiden tersebut.

Sebelumnya, warga Desa Tasikharjo sempat dikejutkan oleh suara keras yang mereka sangka sebagai ledakan dari area kilang PT TPPI. Kepulan asap pekat yang muncul tak lama setelah suara itu menimbulkan kepanikan, membuat sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.