Tradisi-tradisi saat Lebaran yang Ada di Indonesia

Reporter: Prabangasta Restu Rendra
Editor: Lilis Dewi
oleh -154 Dilihat
Foto Pinterest

KabarBaik.co- Hari Raya Idul Fitri alias lebaran merupakan salah satu budaya khas di Tanah Air yang dilakukan umat Muslim di Indonesia. Ada banyak kebiasaan dan aktivitas yang sudah turun temurun dilaksanakan sebagai bentuk antusiasnya menyambut hari kemenangan.

Selain pagi-pagi umat Muslim Indonesia akan salat Ied berjamaah di masjid dan lapangan, lalu bersilaturahmi dan kumpul dengan keluarga besar sebelum itu ada serangkaian aktivitas tak asing di Indonesia, apa saja? simak daftarnya.

Berikut ini adalah beberapa tradisi khas Indonesia dalam merayakan Lebaran:

  1. Mudik adalah tradisi khas Indonesia dalam merayakan Lebaran yang sudah ada sejak lama. Mudik merupakan kegiatan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan teman-teman di sana. Selain itu, mudik juga kadang menjadi momen untuk memperkenalkan keluarga baru atau pasangan hidup kepada keluarga besar.
  2. Menghias rumah. Menghias rumah menjadi tradisi khas Indonesia di Lebaran. Banyak orang menghias rumahnya atau sekedar memperbaharui dekorasi rumah, terutama bagi mereka yang akan menjadi tuan rumah atau didatangi banyak tamu. Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana meriah dan penuh semangat kemenangan di hari raya.
  3. Menyambut tamu/open house. Salah satu tradisi khas Indonesia dalam merayakan Lebaran adalah dengan menyambut tamu. Keluarga besar atau tetangga sering datang berkunjung ke rumah untuk bersilaturahmi dan saling mengucapkan selamat Lebaran. Biasanya, tuan rumah menyajikan makanan dan minuman khas Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue kering.
  4. Nyekar/ mengunjungi makam keluarga. Tradisi berkunjung ke makam keluarga juga menjadi bagian dari merayakan Lebaran di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengenang dan mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia. Pada umumnya, kegiatan ini dilakukan sebelum atau setelah hari raya Idul Fitri.
  5. Malam takbiran. Malam takbiran adalah tradisi khas Indonesia dalam merayakan Lebaran yang dilakukan pada malam sebelum Idul Fitri. Masyarakat berkumpul di masjid atau tempat ibadah untuk bersama-sama membaca takbir dan melakukan shalat tarawih. Tak jarang, takbiran dilakukan dengan berkeliling menggunakan mobil bak terbuka, dan anak-anak/pemuda memukul beduk dan bertakbir sepanjang jalan.
  6. Berbagi makanan/hantaran rantangan. Berbagi makanan atau saling bertukar rantang menjadi salah satu tradisi khas Indonesia di Lebaran. Makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue-kue kering akan dimasukkan ke dalam rantangan, dan ditukarkan kepada tuan rumah yang dikunjungi. Tuan rumah pun akan melakukan hal yang sama, mengisi rantang yang telah dibersihkan dengan makanan yang ada di rumahnya.
  7. Membagikan uang kepada keponakan dan anak kecil. “THR”, begitulah istilahnya bagi amplop yang diberikan kepada keponakan-keponakan kecil. Meskipun jumlahnya tidak selalu banyak, namun amplop-amplop itu merupakan hiburan tersendiri bagi anak-anak, dan akan menjadi kenangan mereka saat dewasa nanti.
  8. Opor dan ketupat. Ada berbagai sajian yang dihidangkan dalam lebaran, namun popularitas ketupat dan opor tidak terkalahkan di hampir seluruh bagian Indonesia. Ketupat dan opor laksana lambang lebaran di Indonesia. Lebaran tak lengkap tanpa kehadiran kedua hidangan tersebut. Tak jarang, ketupat dijadikan properti hiasan dekorasi lebaran di mall-mall, maupun bagian dari desain kartu ucapan selamat Idul Fitri
  9. Halal bihalal. Halal bihalal adalah istilah untuk mengadakan suatu acara setelah idulfitri, di mana para tamu menikmati makanan yang ada dan saling bermaaf-maafan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.