KabarBaik.co, Surabaya – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Surabaya pada Senin (2/3) membawa duka mendalam.
Dua petugas pembersih kaca (gondola) dilaporkan terombang-ambing di ketinggian sebuah apartemen di kawasan Surabaya Barat hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Insiden mencekam ini terjadi saat kedua korban sedang melakukan rutinitas pembersihan kaca gedung. Tiba-tiba, angin kencang membuat gondola yang mereka tumpangi kehilangan keseimbangan hingga terombang-ambing hebat.
Kedua petugas tersebut sempat tersangkut pada tali pelindung di tengah cuaca buruk yang membatasi jarak pandang dan ruang gerak evakuasi.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengonfirmasi bahwa salah satu dari pekerja tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Jadi yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisi masih sadar,” ujar Rokhim saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Sementara itu, rekan korban lainnya berhasil diselamatkan oleh tim gabungan. Meski mengalami luka-luka akibat benturan dan terjebak dalam situasi kritis, korban selamat kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus berpacu dengan angin kencang di ketinggian gedung. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait prosedur keselamatan kerja dan penyebab pasti kerusakan pada sistem gondola tersebut.
Warga Surabaya diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor risiko tinggi.(*)






