Viral Sopir Truk di Perak Barat Surabaya Dipalak, Pelaku Minta Uang untuk Beli Arak

oleh -89 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 31 at 4.32.54 PM
Jukir yang palak sopir truk (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Surabaya – Video aksi pemalakan atau pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, viral di media sosial. Aksi ini sangat meresahkan karena pelaku meminta uang kepada para sopir truk dengan alasan untuk membeli arak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku biasanya beroperasi di area bongkar muat barang maupun jalur keluar dan masuk kendaraan di sekitar pelabuhan. Dalam rekaman video yang beredar, pelaku bahkan berani mengaku sebagai warga setempat saat memeras para sopir truk yang sedang melintas atau sedang melakukan aktivitas bongkar muat.

“Sejak kapan disini ada parkiran,” ujar sang sopir dalam video menanyakan kepada pelaku dalam video yang dilihat KabarBaik.co, Minggu (31/5).

Pelaku mengaku tidak menarik parkir hanya meminta uang untuk patungan buat beli miras.

“Buat uang pinggiran (patungan) untuk anak-anak yang jaga di sini (jalan pintu masuk pelabuhan), saya orang sini loh pak,” ujar pelaku sambil marah.

Meski pelaku terus meminta uang, namun sopir tersebut ngotot tidak mau memberi. Karena terus mendapat penolakan, pelaku tersebut akhirnya pergi sambil mengancam akan kembali lagi membawa celurit.

Praktik pungli dengan modus meminta uang untuk keperluan pribadi tersebut dinilai sebagai bentuk tindakan premanisme yang sangat merugikan dan mengganggu ketertiban serta kenyamanan aktivitas di pelabuhan. Para sopir truk mengaku merasa tertekan karena sering kali dipaksa memberikan uang, takut akan mengalami gangguan atau kerusakan pada kendaraan dan muatannya jika menolak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau konfirmasi resmi dari pihak pengelola pelabuhan maupun kepolisian terkait kasus pemalakan tersebut. Masyarakat dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan ini berharap pihak berwenang segera menindak tegas para pelaku agar keamanan dan ketertiban dapat terjaga kembali dengan baik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.