Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Tumbuh 8,42 persen pada Semester I 2026, Petikemas Masih Mendominasi

oleh -64 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 15 at 11.29.25 AM scaled
Sepanjang enam bulan pertama 2026, petikemas masih menjadi penyumbang terbesar angkutan barang Daop 8 Surabaya (ist)

KabarBaik.co, Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat pertumbuhan kinerja angkutan barang sepanjang Semester I 2026. Selama periode Januari-Juni 2026, volume angkutan barang mencapai 1.482.526 ton atau meningkat 8,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.367.421 ton.

Kenaikan tersebut setara dengan tambahan volume angkutan sebesar 115.105 ton. Capaian ini menunjukkan meningkatnya pemanfaatan moda transportasi berbasis rel oleh pelaku usaha untuk mendukung distribusi logistik di tengah tumbuhnya aktivitas industri dan perdagangan.

Sepanjang enam bulan pertama 2026, komoditas petikemas masih menjadi penyumbang terbesar angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya dengan volume mencapai 998.472 ton atau sekitar 67,35 persen dari total angkutan. Sementara itu, angkutan bahan bakar minyak (BBM) mencapai 455.472 ton atau 30,72 persen, disusul angkutan ritel sebanyak 24.366 ton atau 1,64 persen, serta komoditas lainnya sebesar 4.216 ton atau 0,28 persen.

Dominasi angkutan petikemas dan BBM mencerminkan peran penting KAI Daop 8 Surabaya dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan pasokan energi, khususnya di Jawa Timur. Moda transportasi kereta api dinilai mampu mengangkut barang dalam jumlah besar dengan tingkat keselamatan yang tinggi serta ketepatan waktu yang lebih terjaga.

Pertumbuhan tersebut juga didukung sejumlah upaya optimalisasi yang dilakukan perusahaan, mulai dari peningkatan kapasitas rangkaian kereta barang, penguatan kerja sama dengan mitra logistik, hingga peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing angkutan barang berbasis rel di tengah kebutuhan distribusi yang terus meningkat.

Kinerja positif ini turut ditopang berkembangnya aktivitas industri dan perdagangan di Jawa Timur, termasuk kawasan Gerbangkertosusila yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai pintu gerbang distribusi menuju Indonesia bagian timur, wilayah ini membutuhkan sistem logistik yang efisien dan terintegrasi.

Selain mendukung efisiensi biaya dan ketepatan waktu pengiriman, angkutan barang berbasis rel juga dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas angkutan barang di jalan raya, meningkatkan keselamatan distribusi, menekan konsumsi energi, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

Momentum pertumbuhan tersebut juga dinilai sejalan dengan implementasi kebijakan pemerintah mengenai Zero Over Dimension Over Loading (ODOL), yang mendorong peralihan distribusi barang dari jalan raya ke jalur rel guna menciptakan sistem logistik nasional yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan peningkatan volume angkutan barang pada Semester I 2026 mencerminkan semakin besarnya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan logistik KAI.

“Pertumbuhan angkutan barang pada Semester I 2026 menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api. Di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi dan implementasi kebijakan Zero ODOL, kereta api menjadi pilihan karena mampu menghadirkan layanan distribusi yang aman, tepat waktu, berkapasitas besar, efisien, serta lebih ramah lingkungan,” kata Mahendro, Rabu (15/7).

Ia menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus meningkatkan kapasitas operasional, memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, serta mengembangkan layanan logistik yang modern dan terintegrasi melalui inovasi serta digitalisasi operasional.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas logistik nasional, menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi, khususnya di Jawa Timur. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.