KabarBaik.co – Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Juanda-Aloha, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Senin (24/3) pagi. Seorang penumpang ojek online (ojol) kehilangan nyawa setelah truk bermuatan barang menabrak dua sepeda motor sekaligus. Kejadian ini berlangsung di depan Hotel Utami, saat kondisi lalu lintas sedang padat.
Korban, yang belum diketahui identitasnya (Mrs X), dibonceng oleh seorang pengemudi ojol bernama Bagas, 26, warga Betro, Sedati. Keduanya tengah melaju menggunakan Honda Vario bernomor polisi W 4017 UL dari arah timur ke barat, tepat di jalur yang dikenal rawan kecelakaan tersebut.
Seorang pengendara motor bernama Robi, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Korban dibonceng menggunakan Honda Vario dari arah Juanda menuju Aloha. Satu sepeda motor lainnya, Yamaha Jupiter W 4280 NCP yang dikendarai oleh Katirun, 53 dan Titik 44, juga melaju dari arah yang sama,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan Robi, kecelakaan bermula ketika truk dengan nomor polisi L 8945 UUA yang dikemudikan oleh Suyanto 54, warga Madiun, melaju kencang di lajur kiri sebelum berpindah ke lajur kanan. Diduga, sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga menabrak dua sepeda motor di depannya. “Kondisi jalan waktu itu ramai kendaraan,” tambahnya.
Benturan keras pun tak terhindarkan. Truk menghantam Honda Vario dan Yamaha Jupiter dengan kuat, menyebabkan para pengendara serta penumpangnya terpental. Sayangnya, penumpang ojol mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Diketahui, korban hendak menuju Wisma Pagesangan, Menanggal, Surabaya, sebelum kecelakaan terjadi.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera berupaya memberikan pertolongan, sementara arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan akibat insiden tersebut. Tak lama kemudian, tim medis dan kepolisian datang ke tempat kejadian untuk melakukan evakuasi. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo guna menjalani proses visum.
Kapolsek Gedangan, Kompol Ari Priambodo, membenarkan adanya kecelakaan maut ini. Ia memastikan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo masih belum memberikan keterangan resmi mengenai kecelakaan tersebut.
Sebelumnya, kecelakaan serupa juga terjadi di kawasan ini. Pada Kamis (6/3) malam, sebuah pikap maut melakukan tabrak lari di Jalan Raya Juanda, yang menyebabkan seorang pengendara motor perempuan tewas. Rangkaian insiden ini semakin menguatkan reputasi jalur tersebut sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Sidoarjo. (*)






