Ultimatum Bupati Sidoarjo Akan Ganti Camat yang Tak Perbaiki Jalan Rusak di Wilayahnya

oleh -19 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 01 at 2.16.17 PM
Pekerja saat melakukan perawatan jalan di Desa Wunut Porong (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo memberikan peringatan tegas kepada para camat agar serius menjalankan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK), khususnya dalam perbaikan infrastruktur jalan. Program tersebut menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan dasar bagi masyarakat.

Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan camat memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan perbaikan jalan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan akan mengevaluasi kinerja camat secara berkala untuk memastikan program PIWK berjalan optimal.

“Saya sudah sampaikan, kalau camat tidak mau menjalankan perintah untuk mengerjakan perbaikan jalan, setelah evaluasi enam bulan akan kita berhentikan. Saya tidak main-main. Ini uang rakyat, sehingga harus dipertanggungjawabkan agar masyarakat bisa menikmati jalan yang mulus dan layak,” jelas Subandi.

Subandi menambahkan perbaikan jalan merupakan bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang telah membayar pajak berhak mendapatkan infrastruktur yang layak dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Perbaikan jalan ini adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat. Mereka sudah membayar pajak, sehingga pemerintah wajib memastikan jalan dalam kondisi baik dan bisa digunakan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Ia juga menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Lebaran. Target ini ditetapkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung, terutama saat mobilitas meningkat menjelang mudik.

“Untuk mempercepat realisasi, petugas PIWK diinstruksikan bekerja maksimal, termasuk lembur. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas pekerjaan,“ tegasnya.

Selain itu, pemetaan kondisi jalan dilakukan menggunakan teknologi drone. Langkah ini bertujuan menghasilkan data akurat agar perbaikan dilakukan secara menyeluruh berdasarkan perencanaan yang matang.

Pemerintah daerah juga tidak akan mentolerir kontraktor yang bekerja tidak sesuai standar. Kontraktor dengan hasil pekerjaan buruk akan langsung diganti demi menjaga kualitas pembangunan.

Hingga saat ini, realisasi PIWK telah berjalan di sejumlah kecamatan, di antaranya yakni Kecamatan Sidoarjo, Gedangan, Buduran, Wonoayu, Prambon, Krembung, Tulangan, Tarik, dan Porong. Pemerintah memastikan program ini terus dipantau agar perbaikan jalan benar-benar dirasakan sebagai pelayanan nyata bagi masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.