KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menyelenggarakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di tingkat pelajar. Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 4 Kota Pasuruan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi momentum penting berupa bonus demografi. Pada 2030 mendatang sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif.
“Ini menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi yang tinggi, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat,” ujar Mas Adi.
Mas Adi mengingatkan bahwa waktu yang tersisa sekitar 11 tahun menuju target tersebut tergolong singkat. Karena itu, diperlukan kesiapan yang matang dalam membangun kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda.
“Penguatan SDM sangat diperlukan, salah satu tantangan serius yang kita hadapi adalah penyalahgunaan narkoba. Ini bisa menjadi bentuk penjajahan baru yang merusak generasi,” tegasnya.
Mas Adi menambahkan, setelah Indonesia merdeka dari penjajahan dan berupaya keluar dari kemiskinan, kini bangsa dihadapkan pada tantangan baru. Kota Pasuruan yang dikenal sebagai kota santri dengan kehidupan religius harus mampu menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika seseorang sudah terjerat narkoba, maka masa depannya bisa rusak,” imbuhnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemkot Pasuruan berharap para pelajar dapat memahami bahaya narkoba serta mampu mengidentifikasi berbagai jenis barang yang mengandung zat terlarang tersebut. “Dengan kegiatan ini para pelajar harus tahu bahaya narkoba dan jenisnya agar tidak muda terkelabuhi,” ucapnya.
Selain itu, Mas Adi juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang baik. “Boleh bergaul dengan siapa saja, tetapi harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk,” pesannya. Pemkot Pasuruan berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai kota santri yang bersih dari narkoba serta ramah bagi generasi muda. (*)








